Drama Gurun Etape Ketujuh Dakar 2026, Ekstrom Berjaya, Sanders Kian Kokoh
USAI menjalani hari istirahat di Riyadh, para peserta Reli Dakar 2026 kembali memacu kendaraan pada Etape ke-7, Senin (12/1/2026), dengan rute panjang dari Riyadh menuju Wadi Ad Dawasir. Total jarak yang ditempuh mencapai 876 kilometer, termasuk special stage (SS) sejauh 462 kilometer yang melintasi kawasan gurun di wilayah selatan Arab Saudi.
Etape ini dikenal sebagai salah satu yang paling menguras stamina. Para pereli dihadapkan pada karakter lintasan yang berubah-ubah, mulai dari pasir bercampur bebatuan hingga bukit-bukit pasir (dunes) yang rawan menjadi jebakan. Kompleksitas navigasi membuat kesalahan sekecil apa pun berpotensi berujung tersesat, kerusakan kendaraan, hingga kehilangan waktu signifikan.
Tingginya tingkat kesulitan membuat banyak peserta, baik unggulan maupun non-unggulan, mengalami masalah teknis dan non-teknis. Mampu mencapai garis finis tanpa kendala dan tanpa kehilangan waktu menjadi tantangan utama di Etape ke-7 ini.
Kategori Motor
Persaingan di kelas Motor berlangsung ketat. Pereli Argentina Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory) tampil gemilang dan keluar sebagai pemenang etape berkat navigasi yang presisi serta kemampuan menjaga performa motor di lintasan berat. Ia menuntaskan SS sejauh 462 kilometer dengan catatan waktu 4 jam 56 menit.
Posisi kedua ditempati Edgar Canet (Red Bull KTM Factory/Spanyol) tertinggal 4 menit 47 detik, disusul Adrien Van Beveren (Monster Energy Honda HRC/Prancis) di urutan ketiga dengan selisih 4 menit 57 detik. Pemimpin klasemen sementara, Daniel Sanders (Red Bull KTM Factory/Australia), finis di posisi keempat dan tetap memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Sanders kini unggul 4 menit 25 detik atas pesaing terdekatnya, Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC/AS), yang kehilangan banyak waktu di etape ini.
Kategori Mobil
Drama terjadi di kategori Mobil. Pereli Toyota Gazoo Racing, Henk Lategan (Afrika Selatan), yang berada di posisi kedua klasemen, tampil dominan dan memimpin hampir sepanjang SS. Namun, sekitar 30 kilometer menjelang finis, mobilnya mengalami kerusakan sehingga memaksanya berhenti untuk perbaikan. Kesempatan meraih kemenangan etape pun sirna, sekaligus membuat jaraknya dengan pimpinan klasemen semakin melebar.

Situasi tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh pereli Swedia Mattias Ekstrom (Ford Raptor Racing). Ekstrom yang sebelumnya berada di posisi kedua akhirnya merebut kemenangan Etape ke-7 dengan waktu 3 jam 44 menit 2 detik. Joao Ferreira (Toyota Gazoo Racing) finis kedua dengan selisih 4 menit 27 detik, sementara Mitch Guthrie (Ford Raptor Racing) melengkapi podium ketiga terpaut 4 menit 55 detik.
Klasemen Sementara hingga Etape ke-7
Motor:
- Daniel Sanders (Red Bull KTM Factory/Australia) – 28:47:31
- Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC/AS) + 4 menit 25 detik
- Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory/Argentina) + 4 menit 40 detik
- Tosha Schareina (Monster Energy Honda HRC/Spanyol) + 15 menit 6 detik
Mobil:
- Nasser Al-Attiyah (Dacia/Qatar) – 28:10:15
- Mattias Ekstrom (Ford Raptor/Swedia) + 4 menit 47 detik
- Nani Roma (Ford Raptor/Spanyol) + 7 menit 15 detik
- Henk Lategan (Toyota Gazoo Racing/Afrika Selatan) + 7 menit 21 detik. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.