Edisi ke-18, Festival Grasstraw Ubah Pusat Seni Chiayi Jadi Museum Pertunjukan Interaktif
FESTIVAL Grasstraw di Kabupaten Chiayi kembali digelar dan tahun ini memasuki edisi ke-18. Acara tahunan berskala besar tersebut akan berlangsung pada Maret mendatang dengan konsep baru yang memadukan pertunjukan dan pameran dalam satu ruang.
Penyelenggara sekaligus tim perencana, Our Theatre, menghadirkan pendekatan kreatif dengan mengubah format pertunjukan menjadi museum seni. Melalui konsep ini, Pusat Pertunjukan Seni Chiayi dibuka sebagai ruang eksplorasi, sehingga pengunjung dapat merasakan pengalaman pertunjukan yang berjalan berdampingan dengan pameran.
Berdasarkan keterangan pers Our Theatre, Festival Grasstraw ke-18 dikurasi oleh Huang Min-chan, pendiri Studio Ordinary. Untuk pertama kalinya, festival ini mengusung tema “pertunjukan menjadi museum seni”, yang memperluas batas ruang pertunjukan dengan menghadirkan pameran khusus sekaligus sajian performatif.
Konsep tersebut dirancang agar pengunjung tidak hanya menikmati tontonan, tetapi juga memahami proses kreatif, perjalanan perkembangan para seniman sejak muda, hingga pengalaman mereka di berbagai tempat.
Selama 18 tahun penyelenggaraannya, Festival Grasstraw dikenal sebagai agenda seni tahunan penting di Chiayi. Melalui pameran, edukasi, serta pertunjukan, festival ini mengajak publik mengenal lebih dekat karakter dan budaya Chiayi.
Selain program di dalam ruang pertunjukan, kegiatan luar ruangan yang menjadi ciri khas festival tetap digelar. Suasana meriah akan terasa melalui bazar, seni pertunjukan, dan berbagai aktivitas publik yang melibatkan masyarakat luas.
Festival Grasstraw ke-18 akan berlangsung selama dua akhir pekan, yakni 14–15 Maret dan 21–22 Maret, bertempat di Pusat Pertunjukan Seni Kabupaten Chiayi. (M1-RTI)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.