METRUM
Jelajah Komunitas

Gibbons Juara LTdL 2017 Kembali Hadir, Bennet Unggulan 2022

Jelang Le Tour de Langkawi 2022 Malaysia

KUALA LUMPUR, MALAYSIA (METRUM) – Juara Le Tour de Langkawi (LTdL) 2017 Malaysia, Ryan Gibbons (28) asal Afsel yang kini tergabung di tim pro divisi 1 UAE Team Emirates dipastikan ikut serta pada PETRONAS Le Tour de Langkawi (LTdL) 2022 Malaysia (11 -18 Oktober) yang kembali digelar setelah 2021 absen karena pandemi Covid-19.

Logo LTdL 2022.*

Lomba akan menempuh jarak total 1.183 km terbagi 8 etape dimulai dari Kuala Lumpur, Selasa (11/10/2022) menelusuri bagian barat semenanjung Malaysia dan berakhir di pulau Langkawi, Selasa (18/10/2022). Dua etape tanjakan akan menjadi kunci juara LTdL 2022, yaitu etape III (Putra Jaya –Genting Highlands 123,7 km) dan etape VII (Kuah – Gunung Raya 90 km).

Sejak memenangi LTdL edisi 2017, Ryan Gibbons sebagai “new pro” di tim divisi 1 Dimension Data (Afsel) terus berkembang prestasinya dan telah memenangi delapan lomba internasional. Kini Gibbons tergabung di tim terkemuka pro divisi 1 UAE Team Emirates yang dihuni Tadej Pogacar juara Tour de France 2 kali (2020, 2021).

Pada PETRONAS LTdL 2022, juara LTdL 2017 Ryan Gibbons dengan pengalamannya berlomba di Malaysia dipercaya memimpin tim UAE Team Emirates yang diperkuat enam atlet. Lima lainnya jago tanjakan asal Selandia Baru, George Bennet (32) pendukung utama Tadej Pogacar di rute tanjakan Tour de France (TdF) yang menjadi unggulan teratas pada LTdL 2022, atlet veteran penuh pengalaman juara dunia 2013 Rui Costa (Portugal) 36 yang telah 9 kali mengikuti TdF dan 3 kali memenangi etape TdF, dan sprinter Sebastian Molano.

George Bennett sebagai pendukung utama Tadej Pogacar di rute tanjakan berat Tour de France layak menjadi unggulan teratas pada LTdL 2022, karena kemampuanya di tanjakan tak diragukan lagi.

UAE Team Emirates merupakan satu dari enam tim pro divisi 1 (Pro Tour Team) yang akan ikut serta dari total 22 tim. Lima tim pro divisi 1 lainnya, Movistar (Spanyol), Cofidis (Prancis), Lotto Soudal (Belgia), Astana – Qazaqstan (Kazakhstan) dan EF Education (AS).

Chief Operating Officer (CEO) LTdL 2022, Shahaizereen Abdul Hamid mengatakan LTdL tahun ini digelar di luar jadwal biasa setiap tahun seharusnya sekitar Januari – Februari, namun karena situasi Covid-19 baru bisa diatasi pertengahan 2022 maka Oktober menjadi waktu yang tepat mengisi kalender UCI jelang akhir musim 2022.

“LTdL 2022 menjadi lomba penting bagi beberapa tim pro divisi 1 yang pengumpulan poinnya masih kurang untuk bisa bertahan di divisi 1 (Pro tour team) tahun 2023, karena bila nilai poinnya di akhir musim 2022 tak mencapai minimum maka tahun 2023 akan terkena degadrasi turun ke tim pro divisi 2. Jadi pesaingan akan seru demi mendapatkan poin,” jelas Abdul Hamid.

George Bennet. (Foto: LTdL 2022).*

LTdL edisi ke-26/2022 juga akan tercatat sebagai edisi yang paling banyak diikuti tim pro divisi 1 sejak dirintis tahun 1996 oleh mantan perdana mentri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad untuk mempromosikan destinasi wisata Malaysia di pulau Langkawi dan wilayah lainnya di daratan semenanjung Malaysia dan wilayah Malaysia di Pulau Kalimantan, yaitu Sabah dan Serawak.

Dua tim pro divisi 3 asal Indonesia juga diundang ikut serta yaitu Mula cycling Team and Roojai Cycling Team.

LTdL 2022 digelar oleh Human Voyage (M) Sdn Bhd., perusahaan yang bergerak di bidang Event Management, spesialis menyelenggarakan balap sepeda (Road dan MTB) serta event touring bersepeda lainnya. Sebelumnya Human Voyage menggelar LTdL edisi ke-20 (2015) kemudian tahun 2019 dan 2020. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.