METRUM
Jelajah Komunitas

Jadikan Porprov XV Momentum Bina Atlet, Pemkot Bandung Dorong Ekosistem Olahraga Berkelanjutan

KOTA BANDUNG (METRUM) – Helatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat Tahun 2026 menjadi panggung krusial bagi Kota Bandung untuk memperkokoh pembinaan atlet usia dini sekaligus memantapkan ekosistem olahraga daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendi Maulana, saat membuka secara resmi pertandingan cabang olahraga (cabor) Soft Tennis Porprov XV Jabar 2026 di Lapangan Tenis Taman Maluku, Minggu (1/11/2026).

Menurut Hendi, ajang Porprov tak sebatas gelanggang berburu medali, melainkan panggung pembuktian atas kedisiplinan, kerja keras, dan mentalitas juara yang telah ditempa melalui proses panjang latihan.

“Dalam olahraga kita belajar bahwa kemenangan tidak datang begitu saja. Ada proses panjang, pengorbanan, kegagalan, dan semangat untuk terus bangkit menjadi lebih baik,” ujar Hendi.

Jungjung Sportivitas dan Semangat Bandung Utama

Hendi menyoroti bahwa cabor soft tennis menuntut kecepatan, konsentrasi presisi, serta kecerdasan taktik di lapangan. Oleh karena itu, seluruh atlet diimbau tampil maksimal tanpa mengesampingkan nilai-nilai kejujuran dan integritas.

“Menang tentu menjadi harapan bagi setiap atlet. Namun, kemenangan yang paling berharga adalah kemenangan yang diraih dengan cara terhormat,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung berkomitmen mewujudkan kota yang inklusif dan ramah bagi para atlet, komunitas, hingga penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga. Komitmen ini selaras dengan visi Bandung Utama (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis) dalam memberikan ruang bagi lahirnya bakat-bakat berprestasi.

Selain menyambut hangat para kontingen, pelatih, dan ofisial se-Jawa Barat, pada hari yang sama Pemkot Bandung juga melepas kontingen atlet cabor Panahan di Bengrah III Merdeka, Jalan Gudang Utara, sebagai bentuk dukungan penuh pada helatan Porprov XV.

“Semoga Kota Bandung memberikan pengalaman yang menyenangkan dan kenangan yang baik bagi semuanya,” pungkas Hendi. (M1)***

BACA JUGA:  Imlek di Pendopo Bandung Teguhkan Harmoni dan Toleransi Antarumat Beragama

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.