KA Sangkuriang Resmi Meluncur, Hubungkan Bandung hingga Banyuwangi
KOTA BANDUNG (METRUM) – PT Kereta Api Indonesia resmi mengoperasikan KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang (PP) pada Jumat (1/5/2026), dengan keberangkatan perdana dari Stasiun Bandung. Peresmian dilakukan langsung oleh jajaran direksi KAI bersama pimpinan Daop 2 Bandung.
KA Sangkuriang menjadi layanan strategis baru yang menghubungkan Jawa Barat hingga ujung timur Pulau Jawa, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong sektor ekonomi serta pariwisata.
Kereta ini berangkat pukul 14.45 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Ketapang pada 06.52 WIB keesokan hari, menempuh perjalanan sekitar 16 jam 7 menit dengan jarak lebih dari 1.000 kilometer. Rutenya melintasi enam wilayah operasional KAI, mulai dari Daop 2 Bandung hingga Daop 9 Jember.
Rangkaian KA terdiri dari tiga kereta ekonomi (240 kursi), empat kereta eksekutif (200 kursi), serta satu kereta kompartemen (16 kursi), dengan total kapasitas 456 tempat duduk. Tarif yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp450 ribu untuk kelas ekonomi hingga Rp2,25 juta untuk kelas kompartemen.
Antusiasme masyarakat langsung terlihat pada perjalanan perdana. Sebanyak 1.076 tiket terjual dengan tingkat okupansi mencapai 235,9 persen, jauh melampaui kapasitas tersedia.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyebut tingginya minat tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat akan layanan perjalanan langsung lintas wilayah yang nyaman dan efisien.
“KA Sangkuriang hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pelanggan yang menginginkan konektivitas langsung dari Bandung menuju berbagai kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Banyuwangi. Tingginya penjualan tiket pada hari pertama menunjukkan layanan ini sangat diminati masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, rute panjang ini tidak hanya menawarkan moda transportasi baru, tetapi juga membuka akses ke berbagai destinasi unggulan, mulai dari wisata belanja, kuliner, kawasan heritage, hingga wisata alam dan budaya di sejumlah kota yang dilalui.
Sejumlah destinasi populer yang terhubung antara lain kawasan wisata di Bandung, budaya di Yogyakarta, kota sejarah Surabaya, hingga wisata alam di Banyuwangi yang menjadi gerbang menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Beberapa potensi wisata yang terhubung melalui KA Sangkuriang antara lain:
– Bandung: wisata belanja, kuliner, Lembang, Kawah Putih;
– Tasikmalaya: Kampung Naga, kerajinan bordir dan payung geulis;
– Ciamis & Banjar: wisata alam dan budaya Galuh
– Kroya: akses menuju Cilacap dan pantai selatan Jawa;
– Yogyakarta: Malioboro, Keraton, Candi Prambanan;
– Solo: wisata budaya Keraton Surakarta dan kuliner khas;
– Madiun: wisata kota dan sentra kuliner pecel;
– Caruban: jalur strategis menuju kawasan Madiun Raya;
– Kertosono, Jombang, Mojokerto: akses menuju wisata sejarah Majapahit dan religi;
– Surabaya: wisata kota metropolitan dan sejarah perjuangan;
– Sidoarjo: wisata kuliner dan sentra UMKM;
– Bangil & Pasuruan: akses menuju Tretes dan Bromo;
– Probolinggo: gerbang wisata Gunung Bromo;
– Jember: wisata pantai dan Jember Fashion Carnaval;
– Banyuwangi: Kawah Ijen, Pulau Merah, Baluran;
– Ketapang: pelabuhan penyeberangan menuju Bali.
KAI berharap kehadiran KA Sangkuriang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh yang nyaman, aman, tepat waktu, sekaligus ramah lingkungan. Informasi jadwal dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.