Lari Sambil Edukasi, Pemkab Bandung Kampanyekan Kepatuhan Bayar Pajak
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kabupaten Bandung memilih pendekatan berbeda untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Melalui gelaran Bapenda Bedas Run 2026 di Lapangan Upakarti Soreang, Sabtu (13/6/2026), Pemkab Bandung mengampanyekan pentingnya membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun budaya sadar pajak dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima masyarakat. Menurutnya, pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya. Karena itu kami mengajak seluruh wajib pajak untuk melunasi kewajibannya tepat waktu,” ujar Dadang Supriatna.
KDS menilai, pendekatan melalui kegiatan olahraga mampu menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan sekaligus membangun semangat hidup sehat dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Ia berharap pesan mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak dapat tersampaikan secara lebih efektif melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan partisipatif.
Selain menjadi sarana kampanye, ajang lari tersebut juga dimanfaatkan sebagai media sosialisasi berbagai kemudahan layanan pembayaran pajak yang kini telah berbasis digital. Dengan sistem pembayaran yang semakin praktis, masyarakat diharapkan tidak lagi menunda pemenuhan kewajibannya.
“Sekarang masyarakat semakin mudah membayar pajak karena tersedia berbagai layanan digital. Tinggal kemauan kita untuk taat karena manfaatnya akan dirasakan bersama,” katanya.
Pemkab Bandung terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi penerimaan pajak. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurut KDS, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat melalui kepatuhan membayar pajak. Karena itu, pemerintah akan terus menghadirkan berbagai inovasi dalam edukasi perpajakan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.
“Membayar pajak bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi bentuk gotong royong untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Melalui kampanye tersebut, Pemkab Bandung berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga target penerimaan daerah dapat tercapai dan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan secara optimal. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.