METRUM
Jelajah Komunitas

Mahasiswa IAI Al-Azis Terbitkan Buku Tentang Pandemi Covid-19

BUKU adalah jendela dunia, karena dengan membaca buku maka kita membuka jendela tersebut untuk mengetahui lebih tentang dunia yang belum diketahui sebelumnya. Buku merupakan sumber berbagai informasi yang dapat membuka wawasan kita tentang berbagai hal seperti ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya.

Hal ini juga dirasakan oleh 16 orang mahasiswa IAI Al-Azis, yang ingin turut serta membuka wawasan dan cakrawala berpikir dengan menuliskan pemikirannya dalam sebuah buku berjudul “Pandemi: Dampak dan Pendapat”.

Mahasiswa yang tergabung tersebut terdiri dari 4 orang mahasiswa Prodi Pendidikan dan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2 orang Prodi Pendidikan dan Bahasa Arab, 5 orang Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah, 2 orang Prodi Hukum Tata Negara, 2 orang Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, dan 1 orang Prodi Manajemen Dakwah.

“Penulisan buku ini adalah salah satu inisiatif dari beberapa perwakilan angkatan 5 IAI Al-Azis. Siti Saudah sebagai penjab penyusunan naskah, kemudian mengajak aku dan teman-teman lain untuk ikut dalam project ini,” ungkap Efa Madani, salah satu penulis buku.

Menurut Efa, buku ini merupakan persepsi mahasiswa IAI Al-Azis terhadap pandemi yang terjadi saat ini. Tentunya, diulas sesuai dengan bidang pendidikan yang mereka jalani, yaitu dari sudut pandang pendidikan, ekonomi, dan dakwah/komunikasi.

“Dalam pelaksanaannya, para penulis mendapat bimbingan dan dukungan dari Bu Wiena, selaku dospem dan pembina, agar tidak keluar dari jalurnya,” ujar Efa.

Efa menjelaskan, pada 23 Oktober 2021 terbentuk WhatsApp Group (WAG) penulis dan seminggu kemudian (30/10) dilakukan Zoom meeting pertama untuk brainstorming dengan dosen pembimbing. Lalu, di bulan November ada pengumpulan naskah, editing, dan rencananya di akhir bulan naskah sudah dikirim ke penerbit. Karena target awal projek ini direncanakan selesai dalam waktu satu bulan, mulai Oktober hingga November. Namun karena ada kendala, jadi tertunda. Akhirnya, pada Senin, 11 Januari 2021 naskah mulai masuk ke penerbit dan 15 Januari sudah mulai PO. Pencetakan buku pertama dilakukan sekitar 1-2 bulan (Februari dan Maret) baru kemudian buku dikirim dari Penerbit Guepedia untuk diedarkan.

Isi buku berisi tulisan penting seputar Covid-19, seperti kerugian ekonomi pandemi dan alternatif kerangka solusi, serta peran pemerintah dan aparat penegak hukum dalam penanganan Covid-19.

“Dengan terbitnya buku ini, kita sebagai kontributor, belajar untuk berani menyuarakan pendapat kita di ruang publik dan bahkan memberikan solusi yang mungkin bisa digunakan,” ujar Siti Saudah, penjab penyusunan naskah.

Buku ini mengajak pembaca untuk open minded bahwa apa yang dianggap buruk, selalu ada hal baik di baliknya. Tugas kita sabar dan mensyukurinya, dengan memaksimalkan potensi dan beradaptasi dengan situasi yang ada.

Bagi Nonoman Metrum dan masyarakat umum yang ingin mendapatkan buku tersebut, dapat membelinya di Guepedia Store, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Facebook, dan Instagram. (Zayna/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: