METRUM
Jelajah Komunitas

Mobil Terbang Listrik, Siapa Berminat?

JETSON Aero mengklaim telah membuat kendaraan udara listrik pribadi pertama yang tersedia secara komersial. Perusahaan Swedia itu berharap pada masa depan, kendaraan hasil rancangannya itu akan dapat menggantikan mobil tradisional sebagai alat transportasi.

Dilansir dari VOA, Jetson One adalah kendaraan terbang untuk satu orang yang melakukan proses lepas landas dan pendaratan secara vertikal. Kendaraan ini memiliki empat baling-baling yang dipasang secara horizontal — satu di setiap sudut kendaraan – seperti halnya drone.

Menurut Jetson Aero, perusahaan yang memproduksinya, hanya diperlukan waktu lima menit untuk mempelajari cara menerbangkannya.

Pendiri dan CTO (Chief Technical Officer) Jetson Aero Tomasz Patan menjelaskan bahwa sistem kontrol penerbangan kendaraan tersebut adalah sistem fly-by-wire yang berarti menggunakan komputer untuk memproses input kontrol penerbangan.

Pendiri dan Presiden Jetson Aero Peter Ternstrom serta pendiri dan Chief Technical Officer Tomasz Patan berpose di samping Jetson ONE, kendaraan udara listrik pribadi, Stockholm, Swedia, 8 Desember 2021. (Foto: REUTERS/Philip O'Connor)
Pendiri dan Presiden Jetson Aero Peter Ternstrom serta pendiri dan Chief Technical Officer Tomasz Patan berpose di samping Jetson ONE, kendaraan udara listrik pribadi, Stockholm, Swedia, 8 Desember 2021 (Foto: REUTERS/Philip O’Connor).*

Mobil terbang delapan mesin, yang terbuat dari aluminium dan serat karbon, ini dijual seharga $92.000 dan dapat mencapai kecepatan tertinggi 102 km/jam dan terbang selama 18 menit.

Pendiri dan Presiden Jetson Aero, Peter Ternstrom, mengatakan peminat kendaraan itu banyak dan sejauh ini mereka telah menjual sekitar 150 unit, di mana sekitar 80 persen konsumennya berada di Amerika Serikat.

“Benar-benar tidak ada turbulensi saat menerbangkannya, jadi sangat, sangat stabil, Bahkan ketika Anda terbang lurus, itu stabil dan rasanya seperti berada di atas karpet ajaib yang bisa terbang,” katanya.

Untuk saat ini, teknologi baterai menahan kemajuan pengembangan Jetson One. Tetapi perusahaan itu memperkirakan, dengan kemajuan di bidang teknologi batere, dalam beberapa tahun mendatang kendaraan ini bisa terbang lebih lama.

Ternstrom mengatakan tujuan utama perusahaannya adalah merevolusi dunia transportasi dengan menjadikan “semua orang sebagai pilot”. Meski demikian, ia mengakui akan ada banyak kendala dalam mewujudkannya.

“Perlu mengubah kerangka hukum transportasi untuk mewujudkan ini. Jadi ini baru langkah pertama yang sangat, sangat, sangat kecil. Saat ini, kami hanya ingin membuat pemilik kendaraan ini bersenang-senang. Hal-hal praktis akan terwujud kemudian, mungkin untuk produk-produk Jetson yang akan datang, yang memiliki jangkauan lebih jauh atau yang memiliki ruang penumpang,” katanya.

Untuk saat ini, bagi siapa saja yang memiliki kesempatan untuk menerbangkan Jetson One, saran Ternstrom adalah terbang rendah untuk mendapatkan pengalaman terbaik. (M1-VOA/ab/lt)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.