METRUM
Jelajah Komunitas

Produser Hollywood Harvey Weinstein Divonis Bersalah atas Serangan Seksual

NEW YORK – Harvey Weinstein dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual. Vonis itu menghabisi karier mantan produser terkenal Hollywood itu dan sekaligus kemenangan bagi gerakan menentang pelecehan seksual yang dikenal sebagai #MeToo.

Dilansir dari voaindonesia.com pada Selasa (25/2/2020), laki-laki berusia 67 tahun itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan New York terhadap tuduhan perkosaan tingkat tiga dan tindakan seksual kriminal tingkat pertama. Ia dinyatakan bersalah dalam tuduhan yang paling serius yaitu predator pelaku serangan seksual. Ia menghadapi hukuman penjara hingga 25 tahun.

“Harvey Weinstein akhirnya dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan yang dilakukannya,” ujar Cy Vance, Jaksa Distrik New York, pada Selasa (25/2/2020).

“Weinstein adalah predator seksual berantai yang kejam, yang menggunakan kekuatannya untuk mengancam, memperkosa, menyerang, menipu, mempermalukan dan membungkam korbannya.”

Hampir 80 perempuan telah menuduh Weinstein melakukan tindakan seksual tidak semestinya. Tuduhan-tuduhan itu menjadi pusat gerakan #MeToo yang mengilhami sejumlah perempuan bicara secara terbuka tentang tuduhan pelecehan terhadap produser yang dulunya sangat disegani itu.

Weinstein – yang menyangkal semua tuduhan itu – dihukum karena melakukan pelecehan seksual terhadap mantan asisten produksi Mimi Haleyi pada 2006 dan memperkosa aktris Jessica Mann pada 2013.

Seorang perempuan lain, aktris “Sopranos” Annabella Sciorra, mengatakan kepada juri bahwa Weinstein pada suatu malam di pertengahan 1990an memperkosanya di apartemennya. Meskipun tuduhan itu sudah terlalu lama untuk didakwa sebagai kejahatan terpisah, jaksa dapat menggunakan kasus itu untuk menunjukkan bahwa Weinstein adalah seorang pelaku pelecehan seksual yang melakukan aksinya berulang kali.

Setelah bermusyawarah selama lima hari, juri memutuskan produser Hollywood itu bersalah melakukan tindakan kriminal seksual karena menyerang Haleyi dan memperkosa Mann. Weinstein tidak dinyatakan bersalah terhadap tuntutan predator serangan seksual, tuduhan kriminal yang lebih serius, yang dapat membuatnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Weinstein tidak memberikan kesaksian, tetapi tim kuasa hukumnya mengatakan semua kontak seksual antara Weinstein dan para perempuan itu bersifat suka sama suka, dan dilakukan oleh perempuan-perempuan yang kini menuduhnya sebagai upaya untuk memajukan karier mereka. (M1-voa/em/pp)***

komentar

Ruangan komen telah ditutup.

%d blogger menyukai ini: