METRUM
Jelajah Komunitas

PSK, Menggali Seputar Bandung Bersama Pegiat Sepeda

MEMBICARAKAN Bandung memang tidak ada habisnya, baik sejarah, keunikan maupun tetek bengek serta perjalanannya dari masa ke masa, mulai zaman purba hingga ke zaman menuju metaverse seperti sekarang.

Penggalian melalui seminar, simposium, talk show, focus group discussion (FGD), penelitian, dan kajian sudah banyak dilakukan berbagai lembaga konsen grup, instansi, dan institusi serta pihak lainnya yang tertarik dengan Bandung sebagai objek utamanya.  

Salah satunya adalah Greeners.co, sebuah media digital dan Non-Governmental Organization (NGO) lokal berbasis lingkungan dengan menggagas sebuah program kegiatan dengan menampilkan gaya dan bahasa kearifan lokal Sunda yang diberi nama Patepung Sabtu Kahiji (PSK) yang berarti “bertemu di Sabtu pertama“.

Persiapan Gobar (Foto: Bambang S/GERAK).*

Kegiatan yang dilaksanakan sebulan sekali tersebut merupakan hajat sepakat, gerak badami atau kolaboraksi bersama Bike to Work (B2W) Bandung, dan Velodramma, didukung pula oleh beberapa korporasi product atribut atau aksesoris outdoor sport dengan branding cukup ternama di Bandung Raya dan nasional.

Menariknya, Greeners.co yang sudah 17 tahun wara-wiri dalam mengabarkan gerakan lingkungkan, sejak dulu sebagian besar program kegiatan dilapangan selalu melibatkan para pegiat pesepeda, baik sebagai bagian dari tim pelaksana, relawan, maupun peserta.

Begitu juga dengan PSK, pesepeda menjadi audiens utama dalam kegiatan yang diawali gowes bersama (gobar) dan dilanjut dengan talk show ini dengan mengundang atau mengajak para pesepeda individu dan dari berbagai komunitas pesepeda yang ada di Bandung Raya, meski masih terbatas.

Edisi perdana PSK dilaksanakan di Work Café Jalan Sumbawa 28 pada 2 Juni 2022, mengusung tema Naon sih Bandung (Apa sih Bandung), “Hayu Urang Kenalan Jeung Bandung”, lebih jauh mengenal sejarah Bandung dan perkembangannya, menghadirkan Felix Feistma atau yang akrab disapa Opa Felix, salah satu budayawan sekaligus sebagai tenaga ahli atau widyaswara pemandu wisata.

Pada 4 Juli 2022, PSK kedua digelar, bekerja sama dengan Pojok Kolaborasi Museum Geologi dengan mengangkat tema Ngabandungan Taneuh, membahas tentang mitigasi bencana melalui studi gerakan tanah di Bandung dan sekitarnya.

Kegiatan Talkshow (Foto: Dok penulis).*

Tempat kegiatan di ruang aktivasi terbuka Meseum Geologi, Jalan Diponegoro No. 57 Kota Bandung, sebagai pembicaranya yaitu Agus Budianto, Koordinator Kelompok Mitigasi Gerakan Tanah (Pusat Vulkanologi & Mitigasi Bencana Geologi).

PSK edisi #3

Multiverse Bandung, Nyucruk Galur Sasakala Dayeuh Bandung menjadi tema PSK edisi ketiga pada 6 Agustus 2022, membahas icon-icon atau lokasi-lokasi bersejerah di Kota Bandung. Sebagai pemantiknya Dr. Dicky Muslim, Pengurus Ikatan Ahli Geologi Jawa Barat dan Banten dan Atep Kurnia, Penulis dan Peneliti Literasi.

Selain itu, menghadirkan pula Firmansyah, pegiat sepeda onthel dari Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng (PSBB), yang menyampaikan tentang sejarah tempo dulu sepeda dan pesepeda di Bandung.

Kali ini kegiatan melibatkan sekitar 50 pesepeda dari berbagai komunitas pesepeda yaitu B2W Bandung, Federal Bandung Indonesia (FBI), Sapeda Suka-Suka (SaSuSu), Bandung Lipat Kuning (Balikin), Women Cycling Community (WCC), Komunitas Sepeda Angin (KSA), Rodalink, Ecosmo, dan Geometik.

Mereka melakukan perjalanan gobar menyusuri beberapa ruas jalan sepanjang kurang lebih 11 kilometer dan berhenti di beberapa icon kota seperti Gedung Sate, Titik 0, Gedung Merdeka, dan Gedung PLN. Star dari Museum Geologi Jalan Diponegoro melalui Jalan Cilamaya, Banda, Belitung, Sumatera, Tamblong, Asia-Afrika, ABC, Banceuy, Braga, Lembong, Veteran, A.Yani, Gandapura, Aceh, Cendana, Supratman, Diponogero, dan kembali ke Museum Geologi.

Sambil istirahat, mereka disuguhi makanan kue basah dan spesial kopi persembahan dari Manual Brew Community. Selanjutnya acera dilanjutkan dengan pemamaran materi dan tanya jawab yang diselingi dengan musik dan lagu akustik, serta diakhir sesi foto bersama.

Swafoto di Icon Kota Bandung (Foto: Bambang S/GERAK).*

“Harapannya kegiatan ini tetap berlangsung dan dikemas lebih menarik lagi serta makin banyak pesepeda yang mengikutinya. Kami juga menampung usulan tema untuk PSK ke depan dari teman-teman pesepeda,” tutur Wildan Fachdiansyah dalam sambutannya selaku Ketua B2W Bandung.

Salam sehat, semangat, dan selalu bersepeda dengan bijak, tertib, dan beretika. Jadikan sepedamu sebagai moda transportasi sehari-hari, #biketokamanawae. Salam boseh dan go green! (Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: