METRUM
Jelajah Komunitas

Talenta Muda Unjuk Gigi di Spring Classic Belgia 2026

DUA ajang balap sepeda klasik pembuka musim semi 2026 di Belgia, Omloop Nieuwsblad ke-81 dan Kuurne–Brussel–Kuurne ke-78, berlangsung sengit. Para pembalap papan atas hingga talenta muda saling adu performa demi menandai awal musim dengan hasil maksimal.

Van der Poel Dominan di Omloop Nieuwsblad

Pada Omloop Nieuwsblad edisi ke-81, pembalap serba bisa asal Belanda, Mathieu van der Poel (Alpecin–Deceuninck), tampil impresif. Ia melakukan solo break sejauh 16 kilometer menjelang finis di tanjakan berbatu Mur (cobblestone) dan tak terkejar hingga garis akhir.

Posisi kedua ditempati Tim van Dijk (Red Bull Bora Hansgrohe) dengan selisih 22 detik, disusul Florian Vermeersch (UAE Team Emirates XRG) terpaut 24 detik.

Sejumlah nama besar absen di ajang ini. Wout van Aert masih dalam pemulihan cedera, sementara juara empat kali Tour de France, Tadej Pogačar, memilih fokus ke balapan klasik Italia, Strade Bianche.

“Kemenangan ini sangat penting untuk membangun kondisi fisik dan mental menghadapi musim yang semakin kompetitif,” ujar Van der Poel kepada Eurosport.

Ajang Strade Bianche 2026 yang menempuh rute 203 km (Siena–Siena) dengan kombinasi aspal dan gravel diprediksi berlangsung ketat. Selain Pogačar, pesaing kuat lainnya antara lain Isaac del Toro, Wout van Aert, Tom Pidcock, serta rising star Prancis Paul Seixas.

Paul Seixas, Harapan Baru Prancis

Sorotan juga tertuju pada pembalap muda Prancis berusia 19 tahun, Paul Seixas (Decathlon AG2R La Mondiale). Ia tampil sensasional dengan kemenangan solo di Faun-Ardèche Classic.

Seixas finis sendirian, unggul 1 menit 48 detik atas Jan Christen (UAE Team Emirates XRG). Lenny Martinez dan Matteo Jorgenson menyusul di posisi berikutnya dengan selisih waktu sama.

BACA JUGA:  Halal Bike Halal, Hajat Rutin Pesepeda Bandung Raya

Pelatih tim nasional Prancis, Marc Madiot, menyebut gaya balap Seixas mengingatkannya pada legenda Prancis, Bernard Hinault, juara Tour de France 1985.

Sensasi atlet muda Prancis Paul Seixas (19 tahun) tim Decathlon juara Faun Ardeche Classic 2026. (Foto: Getty Images).*

“Dia agresif, kuat di tanjakan maupun datar, dan punya kemampuan time trial yang mumpuni. Seixas berpotensi besar bersaing dengan Pogačar dan Isaac del Toro di Strade Bianche,” ujar Madiot.

Menurutnya, Seixas kini pantas diperhitungkan di jajaran elite dunia bersama Pogačar, Jonas Vingegaard, Remco Evenepoel, Van der Poel, dan Isaac del Toro.

Brennan Rebut Kuurne–Brussel–Kuurne

Sementara itu, kejutan juga terjadi di Kuurne-Brussel-Kuurne edisi ke-78 sejauh 195 km. Sprinter muda Inggris berusia 20 tahun, Matthew Brennan (Visma–Lease a Bike), keluar sebagai juara usai memenangi adu sprint finis.

Brennan mengalahkan dua pembalap Italia dari Tudor Pro Team, Luca Mozzato dan Matteo Trentin.

Sejumlah sprinter unggulan seperti Jonathan Milan, Biniam Girmay, Arnaud De Lie, dan Paul Magnier tercecer di tanjakan Mont Saint Laurent, sehingga gagal bersaing di sprint penentuan.

Hasil ini menegaskan bahwa musim klasik Eropa 2026 tak hanya menjadi panggung para bintang senior, tetapi juga momentum kebangkitan generasi muda yang siap mengguncang persaingan. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.