METRUM
Jelajah Komunitas

Tekuk Persela 3-1, Persib Petik Nilai Sempurna di Seri 2

SLEMAN – Persib mampu mempertahankan rekor tak terkalahkan sekaligus menyapu bersih kemenangan pada seri ke-2 Liga 1 usai mengalahkan Persela Lamongan 3-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (4/11/2021) malam.

Gol untuk kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Geoffrey Castillion pada menit ke-6, Erwin Ramdani menit ke-20, dan Mohammed Bassim Rashid pada menit ke-32.

Sementara itu, gol tunggal untuk Persela disumbangkan oleh Malik Risaldi pada menit ke-2. Dengan hasil ini, Persib untuk sementara naik ke puncak klasemen dengan nilai 24 poin, hasil dari 7 kali menang dan 4 kali imbang. Bagi Persela, kekalahan ini membuat tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu masih tertahan di peringkat ke-10 dengan 12 poin, hasil dari 3 kali menang, 3 kali imbang, dan 5 kali kalah.

Hasil yang diraih oleh skuad Maung Bandung tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi seri ketiga yang saat ini tempat pelaksanannya masih dibahas oleh PT Liga Indonesia Baru. Pelatih Persib Robert Alberts mengatakan, seperti yang telah diprediksi sebelumnya, Persela tetap bermain cepat meski tanpa kehadiran dua pemain asing andalannya.

Mereka bermain cepat dari kaki ke kaki. Pada saat pemain Persib lengah, mereka menyerang dibantu oleh pemain belakang. “Namun, pada akhirnya, kami bisa mencetak gol. Kami unggul 1-0 lalu menjadi 2-0, tetapi lawan bisa mencetak gol dan skor berubah 2-1. Tentunya, gol (Persela) itu menjadi pelajaran untuk pemain kami. Kami senang dengan hasil yang didapat karena bisa kembali memenangi pertandingan,” tuturnya saat konferensi pers seusai pertandingan.

Dia menambahkan, pada babak kedua, Persib mencoba untuk menambah pundi-pundi gol. Setidaknya ada beberapa peluang yang sangat baik, tetapi sayang hal tersebut tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Pada babak kedua, kami mencetak peluang untuk menambah gol, tapi sayangnya tidak terlalu tajam, sedikit kehilangan fokus. Namun, saya tidak mengeluh karena pemain sangat kelelahan, baik fisik maupun mental, sehingga berpengaruh kepada kualitas pertandingan. Pemain kelelahan dan harus bermain dengan sistem bubble,” katanya.

Mengenai hasil yang diraih pada seri kedua ini, Robert mengaku tidak terkejut dengan hasil yang dicapai oleh timnya. Ia menilai, enam pertandingan di seri pertama merupakan ajang preseason.

“Banyak pelajaran yang dipetik pada seri pertama lalu sehingga jajaran pelatih pun melakukan persiapan dengan sangat matang untuk menghadapi seri kedua sehingga hasilnya bisa dilihat seperti saat ini,” katanya.

Komposisi beda

Persib sempat kewalahan menghadapi serangan cepat yang dibangun Persela di awal babak pertama. Kali ini pelatih Robert Alberts menyusun komposisi pemain berbeda, yakni Ardi Idrus dan Erwin Ramdani masuk sebagai starter. Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya pada musim ini, Persib juga kembali menurunkan duet Geoffrey Castillion dan Wander Luiz sejak babak pertama, termasuk Teja Paku Alam yang kembali tampil setelah pada laga sebelumnya digantikan oleh Deden Natshir.

Meski mendapat serangan bertubi-tubi dari Persela, Persib bisa menahan gempuran dan kembali Teja Paku Alam yang dipercaya untuk mengawal gawang bermain cemerlang. Pangeran Biru yang unggul lebih dulu lewat tendangan keras Castillion memanfaatkan umpan terobosan Rashidsaat laga memasuki menit ke-6 hingga akhirnya Maung Bandung unggul 1-0.

Pada menit ke-20, Erwin Ramdani menggandakan keunggulan. Erwin mampu menyambar umpan Marc Klok dari situasi tendangan bebas. Sepakan kaki kanan Erwin di dalam kotak penalti Persela, tak tertahankan. Hanya berselang semenit, Persela memperkecil ketinggalan lewat gol dari Malik Risaldi.

Menekan

Persib menambah keunggulannya pada menit ke-31 melalui Mohammed Rashid setelah mengeksekusi sendiri bola liar di dalam kotak penalti Persela dengan sepakan keras menghunjam gawang Dwi Kus wanto hingga skor berubah 3-1. Pada menit-menit akhir, Persela Lamongan mendapat peluang melalui Andri Muliadi di dalam kotak penalti. Namun, beruntung, Teja Paku Alam keluar dari sarangnya dengan cepat dan mengaman kan bola.

Memasuki babak kedua Persib melakukan beberapa kali pergantian pemain salah satunya dengan memasukkan Febri Hariyadi. Namun, meski bisa menekan lawan. Peluang yang didapat Persib Bandung gagal dimanfaatkan dengan baik hingga skor 3-1 tidak berubah sampai pertandingan berakhir. (M1-Irfan/PR, 5/11/2021)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: