METRUM
Jelajah Komunitas

Makanan Khas Kota Kembang yang Kini Kian Memikat

SELAIN kaya akan budaya, Indonesia juga kaya akan tradisi kulinernya. Setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner asli dengan ciri khasnya masing-masing.

Salah satunya camilan khas Kota Bandung. Walaupun saat ini menjamur camilan dengan beragam inovasi baru, penganan ini tetap berjaya, bahkan ada juga yang ber-inovasi. Dan, peminatnya pun juga kian bertambah.

Siapa yang tak kenal Kota Bandung. Kota metropolitan terbesar dan ibu Kota Provinsi Jawa Barat yang mempunyai julukan Kota Kembang ini, menjadi incaran bagi para wisatawan sebagai tempat favorit kuliner. Untuk kuliner, Kota Bandung mempunyai beragam jenis, namun ada beberapa makanan khas Kota Kembang ini yang kini kian memikat para pencinta kuliner. Apa saja makanan itu?

Berbicara soal kuliner khas Kota Bandung rasanya tak akan ada habisnya, karena kuliner kota ini semakin berkembang dan beraneka ragam jenis. Penduduk Kota Bandung terus berkreasi menciptakan jajanan yang membuat para pecinta kuliner kembali datang lagi. Kuliner Bandung seperti magnet bagi para wisatawan, bikin nagih.

Berbagai macam makanan dan jajanan baru bermunculan di Kota Kembang ini, namun beberapa jenis makanan khas kota ini tetap terfavorit dan tak kalah bersaing dengan makanan atau jajanan kreasi baru. Kuliner khas yang tetap hits dan kini kian memikat adalah:

Seblak

Seblak (Foto: orami.co.id).*

Beberapa tahun terakhir, kuliner seblak di Bandung mulai booming. Padahal makanan ini ada sejak dulu. Konon, katanya dahulu bahwa seblak itu adalah makanan yang memalukan. Pasalnya, makan seblak adalah pilihan terakhir ketika tidak ada makanan lagi atau sedang tak punya uang. Karena seblak makanan murah, hanya kerupuk disayur.

Seiring berjalannya waktu, jauh berbeda dengan zaman sekarang ya, makanan yang dahulu katanya memalukan sekarang jadi makanan hits yang diincar para pecinta kuliner. Kini, berbagai macam kreasi dan jenis seblak dijual dengan harga yang tak terbilang murah. Dan seblak ber-inovasi menjadi sangat beragam pilihan topping, mulai dari berbagai macam kerupuk, mie, daging, tulang, ceker, telur, hingga iga, dan masih banyak lagi yang lainnya.

BACA JUGA:  Food Diplomacy, Mempromosikan Budaya Indonesia Lewat Kuliner

Sekarang, tak ada orang yang malu makan seblak. Bahkan, seblak selalu eksis di media sosial.

Surabi

Siapa yang kenal dengan surabi? Makanan khas Bandung ini dari dahulu hingga sekarang masih eksis. Seiring berjalannya waktu, kini surabi sudah banyak dikreasikan dan mengikuti zaman, sehingga banyak macamnya. Dahulu surabi hanya beberapa macam saja, di antaranya; surabi oncom dan surabi polos dengan ditambah air gula merah sebagai pelengkap.

Sekarang, ada berbagai macam surabi dengan topping surabi keju coklat, surabi duren, surabi greentea, surabi telor kornet, surabi sosis dan masih banyak lagi.

Cireng

Cireng (Foto: resepedia.id).*

Sesuai dengan namanya, tepung tapioka yang telah dicampur berbagai bumbu dimasak dengan cara digoreng. Rasa bawang putih yang sedap dipadukan dengan gurihnya tepung tapioka menjadi keunikan tersendiri.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini banyak berinovasi. Menjadi, cireng isi, cireng mercon, cireng rujak, dan lain sebagainya.

Cilok

Seperti halnya cireng, cilok merupakan akronim dari aci dicolok. Akan tetapi cilok ini dikukus dan berbentuk bulat, umumnya dimakan dengan bumbu kacang atau juga saus dan kecap.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini banyak berinovasi. Seperti misalnya, cilok kuah, cilok goang, dan baso aci cilok

Cimol

Cimol (Foto: Ayu Megarani/Pinterest).*

Cimol alias aci di gemol merupakan kudapan yang dimasak dengan cara di goreng. Bentuknya yang bulat, dimakan dengan taburan bubuk cabai dan atom.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini banyak berinovasi. Menjadi misalnya, cimol bojot, cimol isi keju, dan masih banyak lagi.

Nah, itulah dia beberapa makanan Khas Kota Bandung yang kini kian memikat pencinta kuliner. Kalian lebih suka yang mana? (Rivanka Haekal R/JT)***

BACA JUGA:  Nenek Kimiko Nishimoto, 'Selebgram' Berusia Hampir Seabad

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.