Soal Jadwal dan Recovery, Persib Tak Seberuntung Bali United dan Bhayangkara
DENPASAR – Bali United di atas kertas memiliki keuntungan pada sisa empat pertandingan terakhir Liga 1 untuk mengamankan gelar juara liga musim ini. Hal itu diakui pelatih Persib Robert Alberts, seusai pertandingan, Rabu (9/3/2022) malam.
Saat ini, persaingan perebutan gelar juara masih berlangsung ketat. Persib memiliki nilai yang sama dengan Bali United yaitu 63 poin, setelah Maung Bandung mengalahkan Arema FC 2-1, pada laga ke-30 Liga 1.
”Saya sudah menyatakan dengan jelas sebelumnya, ketika Seri 4 dan 5 dipindahkan ke Bali. Itu sudah jelas bahwa ketika liga musim ini digelar, sudah di tu liskan dalam regulasi bahwa tidak ada tim yang diizinkan tampil di kandang,” ujar Robert.
Pelatih asal Belanda itu menambahkan, dengan digelar Seri 4 di Bali, tentunya Bali United memiliki keuntungan besar. Soalnya, Bali United bermain di kandang sendiri meskipun tidak berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, yang menjadi homebase laskar Serdadu Tridatu.
”Mari kita bayangkan seperti ini. Seri 3, 4, dan 5 digelar di Bandung. Kami tidak boleh bermain di Jalak Harupat atau GBLA, tapi kami boleh bermain di Siliwangi karena itu bukan kandang kami. Bagaimana pandangan tim lain terhadap kami? Tetap saja itu keuntungan kandang kan? Jadi bisa dikatakan, secara objektif Bali mendapatkan keuntungan berdasarkan pertanyaan ini,” katanya.
Tidak hanya itu, Bali United juga diuntungkan dengan jadwal pertandingan. Soalnya mereka selalu bermain setelah melawan tim yang baru bertanding dengan Persib. ”Itu menjadi keuntungan lainnya bagi mereka. Mereka kini masih di atas, bermain di Bali, dan bisa melihat bagaimana tim lawan yang dihadapi berikutnya ketika bertemu kami,” ujarnya.
Robert mengatakan, dia bukan mengkritisi klub Bali United atau pun pemain dan pelatihnya. Soalnya, tim tersebut memang bermain dengan sangat baik. Namun, dengan situasi yang disorot, Persib juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Waktu pemulihan
Dia juga telah melakukan kalkulasi dari tim yang saat ini menduduki 5 Besar dan bermain di bulan Maret. Persib memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat dibandingkan tim-tim lainnya.
”Itu sangat menarik. Bhayangkara menjadi tim yang punya waktu recovery paling banyak. Itu tidak adil. Jika kompetisi digelar secara terpusat di satu wilayah, seharusnya itu adil dan semua mendapat hal yang sama, tapi di sini tidak. Kami paling sedikit waktu recovery, sedangkan Bhayangkara yang paling banyak. Silakan kalian periksa
sendiri,” ucapnya.
Terlepas dari kebijakan yang sudah ditetapkan, Robert juga memuji langkah PSSI dan PT Liga Indonesia Baru yang telah melakukan terobosan baru dengan menambah jumlah asisten wasit.
”Pertama-tama, saya rasa ada pergerakan dari liga dengan menambah dua wasit karena kita semua tahu ada beberapa keputusan kontroversial dari wasit. Ini merupakan suatu langkah maju,” ujarnya. (M1-Irfan S/”PR”, 11/3/2022)****
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.