METRUM
Jelajah Komunitas

Kisah Inspiratif Mahasiswa Asal Belitung Jadi Wisudawan Terbaik Unisba

KOTA BANDUNG (METRUM) – Universitas Islam Bandung kembali menorehkan capaian membanggakan dalam Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Aula Unisba pada 14–15 Februari 2026.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam prosesi tersebut ialah Demil Saputra, lulusan Program Studi Sarjana Statistika Fakultas MIPA, yang meraih predikat lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,99 serta predikat cumlaude.

Mahasiswa asal Kepulauan Bangka Belitung ini lahir di Simpang Empat pada 19 Desember 2004 dan resmi menyandang gelar sarjana setelah dinyatakan lulus pada 2 Februari 2026.

Pencapaian akademik yang nyaris sempurna tersebut mencerminkan dedikasi, konsistensi, serta kerja kerasnya selama menempuh pendidikan di Unisba.

Keberhasilan Demil juga didukung keseriusannya dalam menyelesaikan tugas akhir. Skripsinya berjudul “Spatio-Temporal Density Based Spatial Clustering of Applications with Noise (ST-DBSCAN) dengan Optimasi Particle Swarm Optimization (PSO) untuk Pengelompokkan Kejadian Gempa Bumi di Sumatera.”

Penelitian itu mengangkat analisis data spasial-temporal guna memahami pola kejadian gempa bumi sekaligus menunjukkan penguasaan kuat terhadap metodologi statistika dan komputasi.

Dalam wawancara, Demil mengungkapkan ketertarikannya pada bidang statistika baru muncul menjelang akhir masa SMA. Minat terhadap dunia data dan angka mendorongnya memilih jurusan Statistika meski harus merantau jauh ke Bandung.

Ia menilai Unisba memiliki reputasi baik dengan lingkungan akademik yang mendukung perkembangan mahasiswa perantau.

Perjalanan studinya tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat menghadapi masa adaptasi, terutama ketika perkuliahan berlangsung daring lalu beralih ke sistem luring.

Perbedaan budaya serta bahasa menjadi tantangan tersendiri. Namun, berkat ketekunan dan kemampuan beradaptasi, ia mampu melewati berbagai hambatan hingga meraih prestasi gemilang.

Selama kuliah, Demil aktif mengembangkan diri melalui berbagai kompetisi pengolahan data, menjadi Agen Statistik Unisba, serta menjalankan tugas sebagai Asisten Laboratorium Statistika. Pengalaman tersebut memperkaya wawasan sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.

BACA JUGA:  Pengamatan Hilal di Fakultas Syariah Unisba

Sebagai Ketua Agen Statistik Unisba Batch IV, ia memimpin tim beranggotakan 12 orang, mengoordinasikan layanan konsultasi statistika, hingga terlibat dalam penyusunan konten edukatif.

Ia juga aktif membimbing praktikum berbagai mata kuliah terkait analisis dan manajemen data. Pengalaman mengajar tersebut menjadi momen berkesan yang menumbuhkan minatnya berkarier di dunia akademik.

Demil menekankan pentingnya strategi belajar dan rasa ingin tahu. Menurutnya, pemahaman konsep dasar merupakan kunci utama dalam mempelajari statistika. Ia berpesan agar mahasiswa tidak ragu bertanya, berani mencoba hal baru, serta mampu mengatur prioritas antara akademik dan aktivitas lain.

Di balik prestasinya, Demil berasal dari keluarga sederhana. Ia bersyukur atas dukungan orang tua—ayahnya bekerja sebagai buruh harian lepas, sementara ibunya ibu rumah tangga—yang menjadi sumber motivasi utama hingga berhasil menyelesaikan studi dengan hasil terbaik.

Ke depan, ia berencana meniti karier profesional terlebih dahulu sebelum melanjutkan pendidikan magister melalui jalur beasiswa, sekaligus membuka peluang menjadi dosen sesuai minat dan pengalamannya.

Prestasi Demil Saputra diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa Unisba maupun generasi muda lainnya. Dedikasi, kerja keras, dan semangat belajar yang ia tunjukkan mempertegas komitmen Unisba dalam mencetak lulusan unggul yang siap berkontribusi di berbagai bidang. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.