METRUM
Jelajah Komunitas

Jonas Vingegaard Kuasai Maglia Rosa, Mimpi Triple Champion Grand Tour Kian Dekat

PERJUANGAN Jonas Vingegaard menuju status elite sebagai peraih Triple Champion Grand Tour semakin terbuka lebar. Andalan tim Team Visma–Lease a Bike itu kini resmi menguasai Maglia Rosa usai Giro d’Italia 2026 menuntaskan 15 etape hingga Minggu (24/5/2026).

Pembalap asal Denmark berusia 29 tahun tersebut kini berada di jalur emas untuk melengkapi koleksi gelar Grand Tour setelah sebelumnya sukses menjuarai Tour de France dan Vuelta a España.

Giro d’Italia sendiri memasuki masa istirahat pada Senin (25/5/2026) sebelum kembali berlanjut ke pekan terakhir dengan enam etape penentuan hingga finis di Roma pada Minggu (31/5/2026).

Momentum besar Jonas terjadi saat memenangi Etape XIV di rute tanjakan ekstrem bintang lima Aosta–Pila sejauh 132 kilometer di pegunungan Alpen Italia. Etape brutal dengan total elevasi mencapai 4.000 meter itu menjadi titik balik perebutan klasemen umum.

Pemegang kaus pink sebelumnya, Afonso Eulalio dari Bahrain Victorious tak mampu mengimbangi tempo tinggi yang dibangun tim Visma Lease a Bike pada tanjakan terakhir menuju stasiun ski Pila di ketinggian 1.789 meter.

Dua domestique Visma, Sepp Kuss dan David Piganzoli, tampil luar biasa menghancurkan kelompok unggulan. Hanya Felix Gall yang sempat bertahan sebelum akhirnya Jonas melancarkan solo break pada 4,8 kilometer terakhir.

Serangan itu tak mampu dibalas. Jonas melesat sendirian menuju finis dan mengunci kemenangan etape ketiganya di Giro 2026 setelah sebelumnya berjaya pada Etape VII dan IX.

Felix Gall finis kedua terpaut 49 detik, sementara Eulalio tercecer di posisi ke-15 dengan selisih 2 menit 49 detik. Hasil tersebut membuat Maglia Rosa resmi berpindah tangan ke Jonas Vingegaard.

Kini Jonas memimpin klasemen umum dengan keunggulan 2 menit 26 detik atas Eulalio, sementara Gall membayangi di posisi ketiga.

BACA JUGA:  Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Road Race 2022: Kejutan Foss di Nomor ITT Putra Elite

Meski sukses merebut puncak klasemen, tantangan belum selesai. Enam etape tersisa masih menyimpan empat tanjakan berat dengan finis di mountain top, yakni pada Etape XVI, XVII, XIX, dan XX.

Namun medan tersebut justru menjadi keuntungan besar bagi Jonas yang juga menguasai kaus biru king of mountain. Dengan dominasi di tanjakan, peluang Jonas menambah kemenangan etape sekaligus memperlebar jarak waktu terbuka sangat lebar.

Etape XV yang berlangsung di rute datar Voghera–Milan sejauh 156 kilometer tak mengubah persaingan klasemen. Empat pembalap break away sukses mencuri kemenangan etape dan menggagalkan harapan para sprinter.

Etape itu dimenangi Fredrik Dversnes dari Uno-X Mobility usai memenangi sprint finis di Milan.

Sementara peloton utama yang dihuni para unggulan, termasuk Jonas Vingegaard, finis 57 detik lebih lambat tanpa perubahan berarti di papan atas klasemen.

Dengan empat tanjakan monster masih menanti, Jonas kini menjadi kandidat terkuat juara Giro d’Italia 2026. Ancaman utama diprediksi datang dari Felix Gall, sementara para rival lain mulai tertinggal cukup jauh.

Jika mampu menjaga konsistensi dan terhindar dari insiden, Jonas tinggal selangkah lagi menuju sejarah baru sebagai penguasa seluruh Grand Tour dunia.

Hasil Etape XIV (Aosta – Pila 132 km):

  1. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) 3:53:01
  2. Felix Gall (Decathlone/Austria) + 49  dtk.
  3. Jay Hindley (Red Bull Bora Hansgrohe/Australia) + 58 dtk.
  4. David Piganzoli (Visma Lease a Bike/Italia) +  1 menit 3 dtk.

Klasemen s.d. Etape XV:

  1. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) 59:12:56
  2. Afonso Eulalio (Bahrain Victorious) + 2 menit 26 dtl.
  3. Felix Gall (Decathlone) + 2 menit 50 dtk.
  4. Thymen Arensman (Netcompany Ineos) + 3 menit 3 dtk.
  5. Jai Hindley (Red Bull Bora Hansgrohe) + 3 menit 43 dtk. (M1-BK)***
BACA JUGA:  Hattrick Kemenangan! Pedersen Kuasai Tiga Etape Awal Giro d’Italia ke-108

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.