Penumpang KAI Daop 2 Bandung Tembus 2,7 Juta, KA Cikuray Jadi Favorit pada Semester I 2026
KOTA BANDUNG (METRUM) – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Semester I 2026 (Januari–Juni), PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung melayani 2.775.198 penumpang, meningkat 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 2.495.704 penumpang.
Di tengah peningkatan jumlah pengguna tersebut, KA Cikuray menjadi kereta api dengan jumlah penumpang terbanyak yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung. Kereta ini melayani 152.708 pelanggan, disusul KA Kahuripan dengan 132.310 penumpang, serta KA Kutojaya Selatan yang mengangkut 124.051 penumpang selama enam bulan pertama tahun ini.
Posisi berikutnya ditempati KA Papandayan (115.503 penumpang), KA Pangandaran (95.213), KA Malabar (77.719), KA Mutiara Selatan (74.205), KA Lodaya (63.992), KA Malabar perjalanan lainnya (57.124), dan KA Serayu (55.539).
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya okupansi pada sejumlah perjalanan menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat.
“KA Cikuray, Kahuripan, Kutojaya Selatan, hingga Papandayan menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu menjawab kebutuhan mobilitas dengan tarif yang kompetitif, jadwal perjalanan yang sesuai, serta layanan yang terus kami tingkatkan. Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa,” ujarnya.
Gambir dan Yogyakarta Masih Mendominasi
Selain mencatat pertumbuhan jumlah penumpang, KAI Daop 2 Bandung juga mencatat Stasiun Gambir sebagai tujuan paling favorit pelanggan selama Semester I 2026 dengan 268.008 penumpang. Posisi kedua ditempati Stasiun Yogyakarta dengan 187.471 penumpang, diikuti Pasarsenen (123.034), Bekasi (85.047), dan Jatinegara (76.212).
Daftar tujuan favorit lainnya meliputi Kutoarjo (75.030 penumpang), Lempuyangan (71.936), Surabaya Gubeng (71.032), Solo Balapan (55.449), serta Purwokerto (43.013).
Menurut Kuswardojo, tingginya perjalanan menuju Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk berbagai kebutuhan.
“Destinasi seperti Gambir, Yogyakarta, Pasarsenen, hingga Surabaya Gubeng terus menjadi tujuan favorit karena memiliki aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata yang tinggi. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, serta didukung pelayanan yang semakin modern dan mudah diakses,” katanya.
Layanan Terus Ditingkatkan
Untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pelanggan, KAI Daop 2 Bandung terus melakukan berbagai inovasi layanan. Di antaranya melalui kemudahan pembelian tiket lewat aplikasi Access by KAI, peningkatan fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta, penerapan Face Recognition Boarding Gate di sejumlah stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan operasional.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dengan membeli tiket melalui kanal resmi serta datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berlangsung lancar.
“Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat merupakan amanah yang akan terus kami jaga. KAI Daop 2 Bandung akan terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, dan berkelanjutan sehingga kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat,” tutup Kuswardojo. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.