Ali Syakieb: Rumah Layak Huni BAZNAS Bukti Zakat Mampu Ubah Kehidupan Masyarakat
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan bahwa program Rumah Layak Huni (Rutilahu) BAZNAS merupakan bukti nyata bahwa dana zakat mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, pengelolaan zakat yang tepat sasaran tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan rumah layak huni milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Rabu 24 Juni 2026, hasil program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Ia mengapresiasi sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, para muzaki, dan masyarakat yang telah menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi keluarga penerima manfaat.
“Program Rumah Layak Huni ini menjadi bukti bahwa zakat benar-benar hadir untuk masyarakat. Dana yang dihimpun dari para muzaki dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” ujar Ali Syakieb.
Menurut Ali, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih sehat, aman, dan bermartabat. Karena itu, ia berharap program serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak keluarga kurang mampu yang merasakan manfaatnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai wajib zakat untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Dengan pengelolaan yang profesional dan akuntabel, dana zakat diyakini mampu menjadi instrumen penting dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ali menambahkan, Pemkab Bandung akan terus mendukung berbagai program sosial yang digagas BAZNAS, mulai dari pembangunan rumah layak huni, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan.
“Kami berharap program ini tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga menghadirkan harapan baru dan meningkatkan semangat hidup bagi para penerima manfaat,” tegas Ali Syakieb.
Melalui program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kabupaten Bandung kembali menunjukkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Pemkab Bandung berharap semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gerakan zakat sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak warga dan memperkuat kesejahteraan sosial di Kabupaten Bandung. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.