METRUM
Jelajah Komunitas

Apa Pengaruh Rokok Terhadap Badan Kita?

KITA semua kenal dengan yang namanya Rokok dan bagaimana semua orang berkata bahwa merokok merupakan aktivitas yang tidak sehat. Tapi sebenarnya bagaimana rokok mempengaruhi badan kita? Mari kenali dahulu komponen-komponennya.

1. Nikotin

(Sumber foto: Wikipedia).*

Nikotin adalah suatu zat yang dapat membuat kita kecanduan. Zat tersebut merupakan alasan utama kenapa semua orang tidak bisa berhenti merokok. Bahkan zat tersebut juga adalah alasan kenapa mereka yang berniat untuk berhenti untuk merokok merasa tidak nyaman.

Selain nikotin, ada sekitar 7 ribu bahan kimia lainnya yang terlibat dalam proses membakar satu batang rokok. Dimana diantaranya ada beberapa yang akan menjadi aktif dan dapat merusak badan kita. Terlebih lagi, terdapat lebih dari 60 bahan kimia diantaranya yang diketahui dapat menyebabkan kanker.

Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa merokok dapat merusak berbagai macam organ tubuh kita dan secara umum menurunkan kondisi kesehatan.

2. Tar

(Sumber foto: medium.com).*

Komponen Tar adalah suatu nama yang diberikan untuk partikel-partikel yang tergantung di dalam rokok.

Partikel-partikel ini berisi zat-zat yang dapat menyebabkan kanker seperti Carcinogen. Contohnya adalah metal seperti arsenik, kadmium, dll.

Tar itu lengket dan berwarna cokelat.

Dan apakah kalian pernah berpikir kenapa gigi dan kuku perokok menjadi kuning? Itu semua berasal dari Tar, yang dapat juga mengotori paru-paru dan memberikannya penampilan yang sama.

3. Karbon Monoksida

(Sumber foto: irwansahaja.blogspot.com).*

Suatu gas yang dalam jumlah banyak, dapat berakibat fatal karena menggantikan oksigen yang seharusnya tersirkulasi di darah. Bayangkan darah terdapat sel darah merah, dan di sel darah merah terdapat hemoglobin.

Pada mereka yang tidak merokok, oksigen mengikat ke hemoglobin, dan diantar ke seluruh tubuh. Tetapi karbon monoksida dapat meningkatkan dirinya ke hemoglobin lebih mudah dari oksigen, dan akhirnya menggantikan oksigen.

Di antara kalian mungkin berpikir, “Ya sudahlah, apa masalahnya oksigen diganti dengan karbon monoksida?”. Jawabannya sangat bermasalah. Karbon monoksida membuat darah semakin kental dan pada aktivitas seperti berlari yang membutuhkan banyak suplai oksigen, organ-organ penting seperti jantung, otak, dan lain-lain mendapat sedikit sekali oksigen dan dapat berakibat fatal.

Selain itu, di dalam rokok terdapat sesuatu yang bernama hidrogen sianida. Paru-paru kita biasanya mempunyai rambut-rambut kecil bernama silia yang membantu membuang zat-zat asing yang memasuki saluran pernafasan. Hidrogen sianida menghalangi tubuh kita dalam melakukan proses tersebut dan membiarkan bahan-bahan kimia seperti hidrokarbon, nitrous oxide, organic acid, dan lain-lainnya yang ada di dalam rokok, berkumpul di dalam paru-paru dan merusaknya.

Tetapi dibalik kenyataan bahwa merokok merusak paru-paru, jantung, pembuluh darah, bahkan otak sampai dapat menyebabkan stroke, adalah fakta menarik yang tidak semua orang tau. Suatu penelitian menyatakan bahwa merokok mengurangi resiko penyakit bernama Ulcerative Colitis, suatu penyakit di usus. Tetapi, rokok meningkatkan kemungkinan terkena Chron’s Disease. Suatu penyakit di usus juga. (Matthias Ekaputra W/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: