METRUM
Jelajah Komunitas

Australia Cabut Lebih Banyak Pembatasan, Masjid Saudi Dibuka Kembali

AUSTRALIA terus melonggarkan pembatasan terkait virus corona dengan memperbolehkan lebih banyak orang berkumpul di restoran, taman umum dan tempat atraksi lain.

New South Wales, negara bagian terbesar di Australia, menaikkan batasan jumlah orang dalam pertemuan menjadi 50, dari sebelumnya maksimal 10 orang.

Museum, perpustakaan dan kebun binatang dibuka kembali.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia berharap pelonggaran pembatasan itu akan membantu ekonomi bangkit, yang seperti di banyak negara lain, terkena dampak buruk akibat pandemi.

Namun Morrison mengatakan paket stimulus pemerintah tambahan mungkin diperlukan.

Sekitar 90 ribu masjid di seluruh Arab Saudi dibuka untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua bulan pada Minggu (31/5/2020), tapi sebagian pembatasan tetap diberlakukan.

Para pengunjung berjalan di dekat masjid Al-Aqsa yang dibuka kembali setelah selama dua setengah bulan ditutup untuk meredam penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Tua Yerusalem, 31 Mei 2020. (Foto: Reuters)
Para pengunjung berjalan di dekat masjid Al-Aqsa yang dibuka kembali setelah selama dua setengah bulan ditutup untuk meredam penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Tua Yerusalem, 31 Mei 2020 (Foto: Reuters).*

Para jemaat berusia 15 tahun ke bawah tidak diperbolehkan masuk ke dalam, dan warga lansia dianjurkan untuk beribadah di rumah. Mekkah, kota tersuci bagi umat Islam, masih ditutup, tapi masjid al-Aqsa di Yerusalem – wilayah suci bagi umat Islam di luar Arab Saudi — dibuka kembali pada Minggu (31/5) untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret. Semua yang masuk harus diperiksa suhu tubuhnya terlebih dulu.

Dengan diawalinya musim badai Atlantik AS mulai Senin (1/6), Associated Press melaporkan banyak county atau daerah setingkat kabupaten di bagian selatan AS masih belum memiliki rencana utuh mengenai bagaimana membuka tempat-tempat penampungan umum apabila badai menyerang selama wabah virus corona.

Wakil Presiden Mike Pence mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah federal siap apabila terjadi badai di tengah pandemi Covid-19. (M1-VOA/vm/ft)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: