METRUM
Jelajah Komunitas

Bahaya Mengintai saat Bangun Rumah, PLN Jabar Wanti-wanti Jarak Aman Listrik

KOTA BANDUNG (METRUM) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk selalu memperhitungkan lokasi jaringan listrik sebelum membangun atau merenovasi rumah. Langkah ini penting dilakukan sejak tahap perencanaan demi mencegah potensi bahaya tersengat aliran listrik.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa jarak aman antara bangunan, pekerja, maupun material dari jaringan listrik adalah minimal 3 meter.

Kewaspadaan ekstra diperlukan terutama saat pekerja menggunakan material berukuran panjang dan konduktif seperti besi, pipa, rangka atap, hingga tangga. Aktivitas di ketinggian seperti pengecoran atau pemasangan atap kerap membuat jarak pekerja dan material menjadi makin dekat dengan kabel listrik tanpa disadari.

Selain itu, PLN melarang keras masyarakat menggeser, memindahkan, atau mengutak-atik aset dan jaringan listrik PLN secara mandiri demi menyesuaikan bentuk bangunan.

“Jangan pernah mencoba menangani atau mengubah jaringan listrik sendiri karena sangat berbahaya dan bisa memicu gangguan arus. Jika merasa posisinya terlalu dekat, segera laporkan lewat aplikasi PLN Mobile agar ditangani petugas,” tegas Joharifin, Kamis (3/9/2026).

Tak hanya jaringan luar, PLN juga mengingatkan warga untuk mematangkan perencanaan instalasi di dalam rumah. Pemilihan kapasitas daya, penempatan sakelar dan kWh meter, hingga penggunaan material berstandar SNI wajib ditangani oleh tenaga ahli yang kompeten guna menjamin keamanan jangka panjang. (M1)***

komentar

BACA JUGA:  Pengguna EV di Bandung Kini Lebih Nyaman, PLN Hadirkan SPKLU Center UP3

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.