METRUM
Jelajah Komunitas

Bandung Beratur, Gerakan Ke-Bike-an di Penghujung Tahun 2021

MEMBUDAYAKAN bersepeda bisa dilakukan dengan cara apapun, oleh siapapun dan kapanpun. Bergerak bersama, seirama untuk satu tujuan utama. Bukan sekedar bersepeda untuk kota, tapi bersepedalah demi diri kita.

Salah satu elemen yang sudah seharusnya mulai melibatkan diri dalam sebuah upaya baik untuk sebuah pembiasaan yang patut dilakukan bersama adalah Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam hal ini khusunya adalah ASN Kota Bandung.

Sambutan dan Pembacaan Deklarasi oleh Ketua DPRD (Foto: Dok. Bambang Tim Gerak Forkom Bandung Raya).*

Seperti diketahui, jumlah ASN Kota Bandung tahun 2020 sebanyak 14.276 orang. Bila 10% saja dari mereka bersepeda, maka akan ada 1.427 orang yang membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, membantu udara kota menjadi lebih baik, mengurangi beban biaya kesehatan bagi kota, dan menjadi contoh baik untuk para ASN lainnya.

Hal itulah yang kemudian menjadi dasar pemikiran beberapa kepala dinas pemerintah Kota Bandung yang memiliki perhatian tinggi terhadap kondisi kota yang semakin tidak ramah, baik dari sisi lingkungan, polusi udara, suara dan juga kesehatan fisik serta psikis, dengan menginisiasi sebuah gerakan kebikean bertajuk gerakan Bandung Bersepeda Bersama Aparatur (Beratur).

Berfoto bersama Plt Wali Kota Bandung. (Foto: Agus/Portal Sepeda).*

Gerakan Bandung Beratur adalah gerakan bersepeda dari ASN bersama komunitas pesepeda dalam upaya membangun budaya gerakan bersepeda, guna mencoba menciptakan atmosfer yang bisa membuat sepeda menjadi pilihan sebagai alat transportasi untuk bekerja, terutama bagi mereka yang bertempat tinggal dalam radius  kurang dari 10km.

Kegiatan yang bertema “Menyimpan Jejak Kenangan dan Menjemput Harapan” tersebut merupakan gerakan bersama antara Pemerintha Kota Bandung dengan Forum Komunikasi Komunitas Se-Bandung Raya, dan didukung oleh Bike to Work (B2W) Indonesia.

ASN Pesepeda dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) (Foto: Dok. Bambang/Tim Gerak Forkom).*

Dilaksanakan dipenghujung tahun, tepatnya pada Jum’at, 31 Desember 2021, memanfaatkan moment kegiatan Jum’at Bike & Berbagi Forkom Bandung Raya edisi terakhir tahun 2021. Jadi, bisa dianggap kegiatan yang dilakukan adalah untuk menyimpan jejak kenangan dan tutup tahun yang manis.

Bersepeda Bersama Aparatur (Beratur) diikuti oleh sekitar 400 peserta, terdiri dari perwakilan dari ASN SKPD (DPU, DPKP3, Distaru DPMPTSP, DLHK, Dinas Kesehatan, Dispora, Disdik, DPPKB dan Dishub), UPTD Puskesmas, RSUD, dan beberapa lembaga/instansi pemerintah, serta sejumlah pesepeda dari berbagai komunitas.

Tim Marshall (Foto: Dok. Bambang/Tim Gerak Forkom Bandung Raya).*

Tak hanya itu, kegiatan dihadiri pula oleh pejabat utama legislatif, Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, sekaligus bertindak sebagai pemberi sambutan dalam acara pembukaan dan memimpin pembacaan deklarasi Bandung Beratur.

Selanjutnya, peserta yang didamping marshall tim gerak Forkom Bandung Raya melakukan perjalanan bersepeda sepanjang 10,7 kilometer, bergerak dari tempat titik kumpul di komplek perkantoran Jalan Cianjur No. 34, melalui Jalan Sukabumi, Laswi, L.L.R.E Martadinata, Aceh, Kalimantan, Belitung, Sumatera, Aceh, Merdeka, Lembong, Tamblong, Asia Afrika, Cikapundung Barat, Naripan, Braga, Suniaraja, Perintis Kemerdekaan, dan Wastukencana, dari sini masuk ke Balai Kota Bandung untuk check point dan disambut oleh Plt Wali Kota, Yana Mulyana.  

Setelah sambutan, ngobrol dan foto-foto bersama Plt Wali Kota, perjalanan dilanjutkan kembali melalui Jalan Merdeka, Jawa, Bangka, Gudang Selatan, Jendral Achmad Yani, Laswi , dan kembali ke tempat semula start. 

“Di tempat finish tidak ada acara apa-apa lagi, karena memang kita desain seperti kegiatan bersepeda rutin saja,” ucap Windu Mulyana, salah satu koordinator kegiatan.

Windu menambahkan, peserta selama perjalanan tak sekedar mengayuh, tapi dengan memperlihatkan etika bersepeda, tertib dan berjejer rapi di jalan, serta mematuhi peraturan lalu lintas. Tidak menerobos lampu merah, berada di lajur sepeda, dan sebagainya.

Harapan dari pergerakan ini, semakin tumbuhnya kesadaran dari ASN dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang humanis dengan bergerak bersama dan saling memberikan keteladanan. Hal ini seperti apa yang disampaikan oleh salah satu Tim Gerak Forkom Bandung Raya, Ferlian Hady.

Bandung Beratur, adalah sebuah upaya mikro yang akan berdampak makro, bila dilakukan secara konsisten, bersama-sama. Mari bergerak, untuk menjadi lebih baik. Semoga bisa segera terealisasi giat rutin bersepeda bagi para ASN di Kota Bandung, untuk Bandung yang lebih baik dan lebih manusiawi.

Salam sehat, semangat, dan tetap waspada. Selalu bersepeda dengan tertib, bijak, dan beretika. Jangan kendor menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan. Semoga pandemi segera sirna.

Salam boseh dan go green. (Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: