METRUM
Jelajah Komunitas

Bandung Bersih-bersih Kabel Semrawut, Jalan Veteran dan Jalan Tera Jadi Target Berikutnya

KOTA BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran dan Jalan Tera akan dipotong pekan ini.

Pemkot Bandung terus menggeber penataan wajah kota melalui program pemindahan jaringan utilitas ke bawah tanah dan pemotongan kabel udara yang dinilai mengganggu estetika kawasan perkotaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan Bandung yang lebih rapi, nyaman, dan modern.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penertiban kabel udara akan berlanjut pekan ini di sejumlah ruas jalan utama setelah sebelumnya dilakukan di kawasan Jalan Asia Afrika.

Menurutnya, pekerjaan berikutnya akan menyasar kawasan Jalan Veteran dan Jalan Tera sebagai bagian dari program penataan utilitas kota yang tengah berjalan.

“Minggu ini kami melanjutkan pemotongan kabel udara di Jalan Veteran dan Jalan Tera setelah penataan di kawasan Asia Afrika,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin (22/6/2026).

Farhan mengungkapkan sejumlah ruas jalan strategis lainnya telah lebih dahulu selesai ditata. Beberapa di antaranya adalah Jalan Tamblong, Jalan Merdeka, dan Jalan Lembong yang kini tampil lebih tertata setelah proses perbaikan dan penataan utilitas rampung.

Perbaikan Jalan dan Trotoar Terus Dikebut

Selain merapikan jaringan utilitas, Pemkot Bandung juga memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga. Perbaikan jalan, trotoar, hingga sistem drainase terus dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Namun, tidak semua ruas jalan dapat langsung disentuh tahun ini. Sejumlah koridor utama seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, dan Jalan Otto Iskandardinata masih harus menunggu sinkronisasi dengan proyek pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT).

BACA JUGA:  Pada Media Sosial, CSIS Temukan 9 Ribuan Ujaran Kebencian

Menurut Farhan, langkah tersebut dilakukan agar pekerjaan infrastruktur tidak tumpang tindih dan anggaran pemerintah dapat digunakan secara lebih efektif.

“Kami harus menyesuaikan dengan pembangunan BRT supaya pekerjaan tidak dilakukan dua kali dan anggarannya lebih efisien,” katanya.

Genjot Penanganan Banjir Sebelum Musim Hujan

Di saat yang sama, Pemkot Bandung juga tengah menyusun strategi penanganan banjir dan genangan yang masih menjadi persoalan di sejumlah titik rawan.

Farhan menegaskan langkah antisipatif harus segera dilakukan mengingat musim hujan diperkirakan akan mulai datang dalam tiga bulan ke depan. Pemerintah menargetkan jumlah titik genangan dapat berkurang secara signifikan sebelum curah hujan meningkat.

Menurutnya, penanganan drainase dan sistem pengendalian air menjadi salah satu prioritas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu saat musim hujan tiba.

“Kami ingin memastikan ketika memasuki musim hujan nanti, persoalan genangan sudah jauh berkurang dibandingkan kondisi saat ini,” ujarnya.

Melalui kombinasi penataan utilitas, perbaikan infrastruktur, dan pengendalian banjir, Pemkot Bandung berharap kualitas lingkungan perkotaan semakin meningkat sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang lebih aman dan nyaman. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.