METRUM
Jelajah Komunitas

Bettiol Menggila di Etape XIII, Jonas Vingegaard Siap Kudeta Kaus Pink di Alpen

BALAPAN Giro d’Italia 2026 mulai memasuki fase penentuan. Pembalap tuan rumah Italia, Alberto Bettiol (XDS Astana), tampil luar biasa dengan aksi solo break untuk menjuarai Etape XIII, Sabtu (23/5/2026) dini hari WIB. Namun sorotan utama kini mengarah ke Etape XIV di pegunungan Alpen yang diprediksi menjadi momen Jonas Vingegaard merebut Maglia Rosa dari tangan Afonso Eulalio.

Bettiol sukses menaklukkan rute perbukitan sejauh 189 kilometer dari Alessandria menuju Verbania, kawasan wisata tepi Danau Maggiore yang terkenal dengan panorama alamnya. Pembalap 32 tahun itu finis terdepan dengan catatan waktu 3 jam 51 menit 33 detik, sekaligus mengamankan kemenangan etape Giro untuk kedua kalinya setelah sukses serupa pada 2021.

Kemenangan Bettiol lahir lewat strategi agresif. Ia masuk dalam kelompok break away berisi 15 pembalap sebelum akhirnya hanya menyisakan duel dengan Andreas Leknessund (Uno-X Mobility/Norwegia). Pada tanjakan terakhir 15 kilometer menuju finis, Bettiol meledak lewat akselerasi tajam dan meninggalkan rivalnya sendirian hingga garis akhir.

Leknessund harus puas finis kedua dengan selisih 20 detik, disusul Jasper Stuyven (Soudal Quick-Step/Belgia) di posisi ketiga terpaut 44 detik.

Sementara itu, kelompok unggulan utama memilih bermain aman. Peloton yang dihuni Jonas Vingegaard, Felix Gall hingga pemegang kaus pink Afonso Eulalio finis lebih dari 13 menit di belakang Bettiol. Meski demikian, hasil tersebut tidak mengubah klasemen umum.

Eulalio masih mempertahankan Maglia Rosa untuk sementara dengan keunggulan tipis 33 detik atas Jonas Vingegaard. Namun tekanan besar dipastikan datang pada Etape XIV yang disebut-sebut sebagai salah satu rute paling brutal di Giro 2026.

Suporter unik tuan rumah dengan bendera Italia mengelukan peloton Giro d’Italia 2026 pada Etape XIII. (Foto: Getty images).*

Etape XIV akan membawa para pembalap menaklukkan jalur pegunungan Alpen Italia sejauh 132 kilometer dari Aosta menuju Pila. Rute kategori bintang lima itu menghadirkan lima tanjakan berat, termasuk tiga tanjakan kategori 1 yang siap menguras tenaga para kandidat juara umum.

BACA JUGA:  Demare Membuat “Hattrick” di Giro d’Italia 2022

Situasi ini diprediksi menjadi titik balik perebutan klasemen. Jonas Vingegaard yang dikenal sebagai spesialis tanjakan diperkirakan bakal melancarkan serangan serius untuk mengambil alih kaus pink dari Afonso Eulalio yang sejauh ini tampil mengejutkan.

Keunggulan 33 detik milik Eulalio dinilai sangat rapuh menghadapi kedahsyatan tanjakan Alpen dan agresivitas tim Visma Lease a Bike yang mulai menunjukkan dominasi penuh di medan pegunungan.

Hasil Etape XIII

  1. Alberto Bettiol (XDS Astana/Italia) – 3:51:33
  2. Andreas Leknessund (Uno-X Mobility/Norwegia) +20 detik
  3. Jasper Stuyven (Soudal Quick-Step/Belgia) +44 detik

Klasemen Umum Sementara

  1. Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal)
  2. Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) +33 detik
  3. Thymen Arensman (Netcompany Ineos/Belanda) +2 menit 3 detik
  4. Felix Gall (Decathlon CMA CGM/Austria) +2 menit 30 detik
  5. Ben O’Connor (Jayco Alula/Australia) +2 menit 50 detik. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.