Bio Farma Sediakan Ribuan Vaksin Influenza untuk Satgas Kemendagri di Aceh Tamiang
SUMEDANG (METRUM) — PT Bio Farma (Persero) turut mendukung upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dengan menyediakan lebih dari 1.000 dosis vaksin influenza. Dukungan ini sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri dalam percepatan pemulihan layanan publik di wilayah terdampak bencana.
Vaksinasi tersebut diberikan kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Kementerian Dalam Negeri yang terdiri atas praja dan pegawai Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Sebanyak 1.134 praja dan pegawai IPDN dijadwalkan diberangkatkan ke Aceh Tamiang pada pekan pertama Januari 2025 untuk membantu mengaktifkan kembali layanan publik.
Rektor IPDN, Halilul Khairi, menyambut baik pelaksanaan vaksinasi ini sebagai langkah penting dalam menjaga kesehatan personel yang akan bertugas di daerah bencana.
“Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, IPDN mendapat mandat untuk menurunkan 1.134 praja dan pegawai pendamping ke Aceh Tamiang guna mengaktifkan kembali layanan publik yang terdampak, seperti kantor pemerintahan, layanan kesehatan, dan pendidikan. Kegiatan vaksinasi ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan kesehatan bagi Tim Satgas Kemendagri selama menjalankan tugas,” ujar Halilul.
Wilayah bencana diketahui memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit akibat kondisi sanitasi yang kurang memadai, keterbatasan air bersih, kepadatan pengungsi, serta lingkungan yang lembap. Influenza menjadi salah satu penyakit yang rentan menular di situasi tersebut, terlebih ketika daya tahan tubuh menurun akibat stres, kelelahan, dan minimnya asupan nutrisi.
Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Kami berupaya menghadirkan langkah preventif bagi tim Satgas yang memiliki risiko tinggi terpapar penyakit selama bertugas di daerah bencana. Melalui vaksinasi ini, kami berharap para petugas dapat menjalankan tugas secara optimal sehingga proses pemulihan pascabencana dan reaktivasi layanan publik dapat berjalan lebih cepat,” jelas Kamelia.
Sebagai BUMN di bidang farmasi, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai lembaga pemerintah dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana. Perusahaan berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan kesehatan yang berkelanjutan. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.