METRUM
Jelajah Komunitas

Chaos di Asir Ubah Peta Dakar 2026, Cedera Sanders dan Kebangkitan Al-Attiyah

DUA etape maraton Reli Dakar 2026 pada Etape ke-9 dan 10 (13–14 Januari 2026) menghadirkan drama besar di kategori Motor dan Mobil. Tanpa dukungan mekanik tim, para pereli dipaksa mengandalkan ketangguhan fisik, navigasi, serta ketahanan kendaraan saat menaklukkan medan ekstrem yang memicu banyak kejutan dan perubahan klasemen.

Etape ke-10 menempuh special stage sejauh 410 kilometer di Provinsi Asir, Arab Saudi. Rute berat berupa kombinasi bukit pasir lunak dan keras serta lintasan berbatu menjadi ujian paling menentukan, menyebabkan sejumlah pimpinan klasemen tersesat hingga mengalami cedera.

Kategori Motor

Insiden menimpa juara bertahan Dakar 2025, Daniel Sanders (Red Bull KTM Factory/Australia), yang saat memimpin klasemen tersesat di area dunes dan terjatuh hingga mengalami retak tulang pundak. Dalam kondisi tersebut, pesaing utamanya Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC/AS) menunjukkan sportivitas tinggi dengan menghentikan laju balap untuk memberi pertolongan dan menghubungi tim medis. Atas aksi tersebut, Brabec mendapatkan kompensasi pemotongan waktu.

Etape ke-10 dimenangi Adrien van Beveren (Monster Energy Honda HRC/Prancis) dengan catatan waktu 4 jam 16 menit 43 detik. Brabec finis kedua tertinggal 3 menit 49 detik, disusul Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory/Argentina) di posisi ketiga dengan selisih 4 menit 4 detik. Sanders, meski cedera, tetap melanjutkan lomba dan finis di urutan kesembilan dengan keterlambatan 27 menit.

Akibat insiden tersebut, Ricky Brabec kini mengambil alih pimpinan klasemen sementara. Daniel Sanders harus turun ke posisi keempat dengan defisit waktu 17 menit 37 detik. Dengan dua etape tersisa, Brabec berpeluang besar meraih gelar Dakar ketiganya, meski masih mendapat tekanan dari Luciano Benavides yang hanya terpaut 56 detik di posisi kedua.

BACA JUGA:  Acara Penyerahan Obor Olompiade Tidak Akan Dihadiri Penonton

Kategori Mobil

Persaingan sengit juga terjadi di kategori Mobil. Pengalaman menjadi faktor kunci pada etape maraton tanpa mekanik. Juara Dakar lima kali asal Qatar, Nasser Al-Attiyah (Dacia), tampil konsisten dan finis kedua pada Etape ke-10, cukup untuk merebut kembali puncak klasemen yang sempat dikuasai Nani Roma (Ford Racing/Spanyol) selama dua hari.

Kejutan besar datang dari pereli Prancis Mathieu Serradori (Century Audi CR7) yang berhasil memanfaatkan kekacauan yang dialami para unggulan. Mengikuti laju Mattias Ekström (Ford Racing/Swedia) yang mengalami kendala teknis, Serradori melesat hingga finis terdepan dan meraih kemenangan etape. Posisi kedua dan ketiga ditempati Nasser Al-Attiyah serta Sebastian Loeb (Dacia/Prancis).

Bagi Serradori, kemenangan ini menjadi etape keduanya sepanjang sejarah Dakar, setelah kemenangan pertamanya pada Dakar 2020. Hasil tersebut juga menegaskan keberagaman pabrikan pada Dakar 2026, dengan lima merek berbeda—Toyota, Ford, Dacia, Mini, dan Century Audi—berhasil meraih kemenangan etape.

Klasemen Sementara hingga Etape 10

Motor:

  1. Ricky Brabec (Monster Energy Honda HRC/AS) – 41:35:13
  2. Luciano Benavides (Red Bull KTM Factory/Argentina) +56 detik
  3. Tosha Schareina (Monster Energy Honda HRC/Spanyol) +15 menit 43 detik
  4. Daniel Sanders (Red Bull KTM Factory/Australia) +17 menit 37 detik

Mobil:

  1. Nasser Al-Attiyah (Dacia/Qatar) – 41:39:50
  2. Henk Lategan (Toyota Gazoo Racing/Afrika Selatan) +12 menit
  3. Nani Roma (Ford Racing/Spanyol) +12 menit 50 detik
  4. Sebastian Loeb (Dacia/Prancis) +23 menit 4 detik. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.