METRUM
Jelajah Komunitas

Demi Vollering Kunci Gelar Tour de France Putri 2026 dengan Kemenangan di Etape Terakhir

DEMI Vollering menutup Tour de France Putri 2026 dengan cara spektakuler. Pebalap asal Belanda itu tidak hanya memastikan gelar juara umum, tetapi juga merebut kemenangan pada etape terakhir yang finis di Nice, Prancis, Minggu (9/8/2026) atau Senin dini hari WIB.

Vollering tampil dominan pada Etape IX sepanjang 99 kilometer. Setelah merebut kaus kuning dari Kasia Niewiadoma pada etape sebelumnya, pebalap FDJ United-Suez tersebut kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan solo breakaway di sektor tanjakan dan meninggalkan para pesaing utama.

Ia mencatat waktu 2 jam 44 menit 43 detik, unggul 1 menit 4 detik atas Paula Blasi dan Kasia Niewiadoma yang finis di posisi kedua dan ketiga.

Kemenangan tersebut sekaligus mengunci gelar juara umum Tour de France Putri 2026 bagi Vollering dengan catatan waktu 30 jam 54 menit 51 detik. Niewiadoma harus puas sebagai runner-up dengan selisih 1 menit 18 detik, sedangkan Elisa Longo Borghini menempati posisi ketiga dengan ketertinggalan 4 menit 19 detik.

Gelar tahun ini terasa istimewa bagi Vollering. Pebalap berusia 29 tahun itu mencatat sejarah sebagai pebalap pertama di era modern Tour de France Putri yang berhasil menjadi juara dua kali, setelah sebelumnya memenangkan edisi 2023.

Persaingan perebutan kaus kuning sepanjang sembilan etape berlangsung ketat. Jersey pemimpin klasemen sempat berpindah tangan sebanyak lima kali, mulai dari Lorena Wiebes, Sigrid Haugset, Marlen Reusser, Kasia Niewiadoma, hingga akhirnya kembali menjadi milik Vollering.

Momen penentu terjadi pada Etape VIII. Vollering berhasil merebut kaus kuning dari Niewiadoma dengan keunggulan tipis delapan detik. Keunggulan tersebut kemudian diperlebar pada etape terakhir setelah Vollering meninggalkan pesaingnya ketika peloton melewati tanjakan Col d’Eze untuk keempat sekaligus terakhir kalinya, sekitar 16 kilometer sebelum finis di Nice.

BACA JUGA:  Pogacar Tak Terbendung! Kuasai Tour de Suisse 2026 dan Kirim Sinyal Bahaya Jelang Tour de France

Juara Bertahan Gagal Pertahankan Gelar

Sementara itu, juara bertahan Pauline Ferrand-Prévot mengalami nasib berbeda. Pebalap Prancis dari Visma Lease a Bike tersebut gagal mempertahankan performa terbaiknya sejak awal lomba.

Prévot kehilangan banyak waktu pada etape individual time trial di Dijon. Kondisinya semakin sulit setelah tertinggal hingga sekitar 10 menit pada tanjakan Mont Ventoux di Etape VII.

Peluang mempertahankan gelar pun praktis tertutup. Prévot akhirnya memilih mengundurkan diri sebelum Etape VIII.

Hasil terbaik pebalap Prancis pada klasemen akhir diraih Cédrine Kerbaol dari EF Education-EasyPost yang finis di posisi keenam dengan selisih 6 menit 41 detik dari Vollering.

UAE Team L’IMAD Juara beregu Tour de France Putri 2026, di Nice Prancis. (Foto: Getty Images).*

Belanda Borong Tiga Gelar

Dominasi Belanda juga menjadi salah satu catatan penting dalam Tour de France Putri 2026. Dari empat gelar utama perorangan, tiga di antaranya berhasil dibawa pulang pebalap Belanda.

Berikut daftar juara kategori utama:

  • Kaus Kuning: Demi Vollering (FDJ United-Suez), Belanda
  • Kaus Hijau – Queen of Sprint: Lorena Wiebes (SD Worx), Belanda
  • Kaus Polka Dot – Queen of Mountain: Puck Pieterse (Fenix-Deceuninck), Belanda
  • Kaus Putih – Klasemen Youth U25: Antonia Niedermaier (Canyon-SRAM), Jerman

Di klasemen beregu, UAE Team ADQ keluar sebagai juara dengan total waktu 90 jam 2 menit 51 detik. Lidl-Trek berada di posisi kedua dengan selisih 48 menit 11 detik, sementara FDJ United-Suez finis ketiga dengan jarak 48 menit 26 detik.

Daftar Juara Tour de France Putri Era Modern

Tour de France Putri kembali digelar dalam format modern sejak 2022. Berikut daftar juaranya:

  • 2022: Annemiek van Vleuten – Belanda
  • 2023: Demi Vollering – Belanda
  • 2024: Kasia Niewiadoma – Polandia
  • 2025: Pauline Ferrand-Prévot – Prancis
  • 2026: Demi Vollering – Belanda
BACA JUGA:  Giro d’Italia 2025: Primoz Roglic Siap Pimpin Red Bull-BORA di Balapan ke-108

Dengan kemenangan keduanya, Vollering kini kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pebalap paling dominan di peloton putri dunia. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.