METRUM
Jelajah Komunitas

Di Masa Covid-19, SMK Bahagia Bangun Jaringan Internasional

BANDUNG – SMK Bahagia telah membangun jaringan dengan beberapa negara di luar negeri. Sekolah beralamat di Jalan Kliningan III No 11 Kota Bandung ini, menetapkan cara tersebut untuk memberikan kenyamanan kepada para siswa. Setidaknya, saat sekolah atau setelah lulus, tidak akan kesulitan dalam mendapatkan pekerjan.

“Ya Alhamdulillah, kami sudah membuat jaringan kerja sama dengan Jepang untuk penutur bahasa Jepang dan beberapa kerja sama sejenis dengan beberapa negara eropa untuk penutur bahasa Ingris,” kata Kepala Sekolah SMK Bahagia Jojo Sudarjo SE, MM, Rabu (10/6/2020) kemarin.

Kepala Sekolah SMK Bahagia Jojo Sudarjo SE, MM (Dok. SMK Bahagia).*

Menurut Jojo, salah satu bentuk kerja sama ini, SMK Bahagia memiliki native speakers untuk penutur bahasa Ingris dan bahasa Jepang. Setiap tahun, tiga guru bahasa masing-masing dari Ingris dan negara eropa lain serta dari Jepang mengajar di SMK Bahagia. Hal ini sangat menguntungkan karena para siswa mendapatkan materi bahasa dari penutur aslinya.

Jojo melanjutkan, untuk memperkuat jaringan global ini SMK Bahagia menindaklanjuti dengan mendirikan kelas internasional. Yang dimaksud kelas internasional ini adalah menekankan pada bahasa internasional dalam penyampaian di kelas, serta pendidikannya berstandar internasional.

“Akan tetapi kami tidak melulu mengarahkan ke dunia internasional, kami juga memperkuat jaringan dalam negeri. Artinya kalau di dalam negeri terutama dengan industri di Bandung sudah terjalin. Sebagai tindak lanjutnya kami menyelenggarakan kelas industri,” katanya.

Kampus SMK Bahagia.*

Kelas industri ini, lanjutnya, salah satunya ditujukan sebagai suplai tenaga kerja bagi kebutuhan industri. Dalam praktiknya, industri tidak hanya merekrut para lulusan SMK Bahagia, saat masih tercatat sebagai siswa saja seringkali diminta bantuan untuk mendukung kalangan industri.

“Ini menguntungkan, karena saat diminta tersebut siswa mendapat penghasilan. Kami sih senang-senang saja siswa kami membantu kalangan industri dan mendapat uang tambahan,” akunya.

SMK Bahagia memiliki native speakers untuk penutur bahasa Ingris dan bahasa Jepang (Dok. SMK Bahagia).*

Berkenaan dengan situasi pandemik Covid-19, lanjut Jojo, siswa diarahkan belajar online menggunakan sistem aplikasi buatan sendiri hasil pengembangan para siswa jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan). Sementara untuk tahun ajaran baru 2020, membuka pendaftaran secara online melalui link: https://smkbahagia.sch.id/ppdb. (M1)***

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: