METRUM
Jelajah Komunitas

Di Taiwan, 3 Kasus Baru COVID-19 Impor dari Kanada, AS dan Polandia

TAIWAN, ROC – Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) pada Rabu (3/3/2021) seperti dilansir dari RTI, mengumumkan penambahan baru 3 kasus COVID-19 di Taiwan yang masing-masing dari Kanada, Amerika Serikat dan Polandia.

Kasus ke-957 adalah pria warga Taiwan berusia 20an tahun yang melanjutkan pendidikan di Kanada, ia kembali ke Taiwan pada tanggal 26 Februari dengan membawa hasil negatif PCR yang berlaku 3 hari, saat tiba di Taiwan tidak menunjukkan gejala sama sekali untuk itu hanya melakukan karantina rumah. Pasien ini menunjukkan gejala hidung tersumbat dan kelainan pada penciuman pada Minggu (28/2) sehingga dilakukan pemeriksaan dan hasil yang dikeluarkan positif.

Untuk kasus ke-958 adalah perempuan warga Taiwan berusia 50an tahun, melakukan kunjungan keluarga ke Amerika Serikat pada November 2020, baru kembali ke Taiwan, Jumat (26/2) dengan membawa laporan PCR negatif, saat tiba di Taiwan tidak menunjukkan gejala sama sekali untuk itu hanya melakukan karantina rumah. Pasien ini menunjukkan gejala hidung tersumbat dan kelainan pada penciuman pada Minggu (28/2) sehingga dilakukan pemeriksaan dan hasil yang dikeluarkan positif.

Kasus ke-959 adalah seorang pria warga Polandia berusia 40 an tahun, yang tanggal 18 Februari datang ke Taiwan untuk tujuan bekerja, ia membawa hasil PCR negative yang berlaku 3 hari, setibanya di Taiwan tidak memperlihatkan gejala, tetapi ketika menjalani karantina di hotel karantina, Senin (1 /3) menunjukkan gejala kelainan dalam penciuman untuk itu langsung diatur pemeriksaan dan hasil yang dikeluarkan hari ini positif.

Dengan penambahan baru hari ini maka kumulatif kasus di Taiwan berjumlah 958 kasus yang terdiri dari 842 kasus impor dari luar negeri, 77 kasus tertular dari dalam negeri, 36 kasus armada persahabatan, 2 kasus penularan dari penerbangan dan 1 kasus tidak jelas sumbernya. Selain itu ada 1 nomer kasus kosong (nomer 530), 9 kasus meninggal, 926 orang sudah terbebas dari isolasi dan 23 pasien lainnya masih dalam karantina. (M1-RTI)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: