METRUM
Jelajah Komunitas

Jokowi Beri Penghargaan untuk Tenaga Medis yang Gugur Akibat Covid-19

Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kepada 22 tenaga medis yang gugur sewaktu menjalankan tugas mengatasi pandemi virus corona.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan kepada 22 tenaga medis yang gugur dalam menangani wabah virus corona. Upacara Penganugerahan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/3/2020), dilansir dari VOA.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dalam siaran persnya mengatakan sebanyak sembilan tenaga medis dianugerahi Bintang Jasa Pratama, dan 13 tenaga medis lainnya diberikan penghargaan Bintang Jasa Nararya.

Penghargaan ini, kata Fadjroel adalah sebagai bentuk duka cita mendalam dan penghormatan tertinggi negara terhadap seluruh tenaga medis yang berada di garis depan dalam menangani pandemi di Indonesia.

“Duka cita mendalam disampaikan juga kepada keluarga para tenaga medis yang wafat tersebut, serta kepada rekan sejawat seprofesi yang hingga saat ini masih berjibaku merawat pasien Covid-19. Tanpa kenal lelah, dengan panggilan kemanusiaan tanpa sekat apapun, seluruh tenaga medis telah berjasa dalam menangani pandemi Covid-19 dengan penuh dedikasi dan profesional,” ungkap Fadjroel.

Ditambahkannya, penyerahan 22 bintang jasa ini diberikan oleh Jokowi kepada perwakilan tenaga medis yang telah gugur. Pemberian penghargaan ini, kata Fadjroel, merupakan tahap pertama. Menurutnya, pemberian penghargaan akan dilanjutkan dengan pemberian bintang jasa dan juga santunan yang sama kepada tenaga medis lainnya yang telah gugur.

Presiden Joko Widodo, katanya, sangat mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran baik di daerah maupun pusat, memerintahkan penanganan Covid-19 yang lebih masif dan mengedepankan strategi intervensi berbasis lokal dan kampanye protokol kesehatan.

“Pemerintah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 dan kehidupan sosial ekonomi rakyat Indonesia melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Termasuk mempercepat keberadaan vaksin Covid-19 melalui kerjasama BUMN Biofarma dengan pihak lain, serta Vaksin Merah Putih melalui Lembaga Eijckman. Seluruh Gotong royong kebangsaan dan kemanusiaan 267 juta rakyat Indonesia adalah kunci disiplin penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional untuk keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Berikut daftar 22 tenaga medis yang mendapatkan bintang tanda jasa dari Jokowi.

Tenaga medis yang mendapat Bintang Jasa Pratama:

Almarhum dr. Djoko Judodjoko, Sp.B. (Dokter); Almarhum Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna, MHSc. (Dokter/Guru Besar); Almarhumah dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes. (Dokter); Almarhum dr. Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo (Dokter); Almarhum dr. Heru Sutantyo (Dokter); Almarhum dr. Wahyu Hidayat, Sp. THT. (Dokter);Almarhum Setia Aribowo, A.Md.Kep. (Perawat); Almarhumah Mursyida, A.Md.Kep. (Perawat); Almarhumah Ns. Elok Widyaningsih, S.Kep. (Perawat).

Tenaga medis penerima tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya:

Almarhum dr. Hadio Ali Khazatsin, Sp.S. (Dokter); Almarhum dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT. (Dokter); Almarhumah drg. Umi Susana Widjaja, Sp.PM. (Dokter Gigi); Almarhum drg. Gunawan Oentaryo, M.Kes. (Dokter Gigi); Almarhumah drg. Anna Herlina Ratnasari (Dokter Gigi); Almarhumah drg. Amutavia Pancarsari Artsianti Putri, Sp.Ort. (Dokter Gigi); Almarhum drg. Yuniarto Budi Santosa, M.K.M. (Dokter Gigi); Almarhumah Ns. Ninuk Dwi Pusponingsih, S.Kep. (Perawat); Almarhum Sugiarto, A.Md.Kep. (Perawat); Almarhumah Mulatsih Widji Astuti, AMK., S.H. (Perawat); Almarhum Adharul Anam, S.Kep. (Perawat); Almarhumah Nuria Kurniasih, AMK. (Perawat); Almarhumah Nur Putri Julianty, AMK. (Perawat).

Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia di Bawah Rata-Rata Dunia

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan selama empat pekan yaitu dari 13 Juli hingga 12 Agustus, kasus aktif di Tanah Air mengalami penurunan dan kini berada di bawah rata-rata dunia.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Istana Kepresidenan , Jakarta, Kamis (13/8) (Setpres RI)
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/8) (Setpres RI).*


“Pada tanggal 12 Agustus jumlah kasus aktif di Indonesia adalah 29,85 persen yang sudah di bawah rata-rata dunia yaitu 30,51 persen. Ini adalah kabar yang baik karena jumlah kasus aktifnya menurun di bawah rata-rata dunia,” ujar Wiku dalam telekonferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/8).

Daerah Zona Merah Alami Penurunan

Terkait peta zonasi risiko Covid-19, Wiku menjelaskan, pada saat ini ada 35 kabupaten/kota yang tidak terdampak, 47 kabupaten/kota yang tidak menemukan kasus baru selama empat minggu terakhir, dengan tingkat kesembuhan 100 persen, serta177 kabupaten/kota dengan risiko rendah; 222 kabupaten/kota dengan risiko sedang dan 33 kabupaten/kota dengan risiko tinggi.

Dijelaskannya, tren perubahan daerah dengan zona merah dari 24 Mei hingga 9 Agustus 2020 mengalami penurunan. Meski begitu, daerah yang termasuk zona hijau juga mengalami penurunan.

“Artinya kondisi ini perlu menjadi perhatian jangan sampai kabupaten/kota yang masih tersisa dengan daerah hijau atau tidak terdampak berkurang. Lalu,ternyata daerah dengan risiko sedang dan ringan ini berfluktuasi dan relatif masih tinggi. Mari kita bekerja sama agar kinerja dari zonasi daerah ini untuk semua daerah bisa membaik, jadi mengarah kepada kuning dan hijau,” imbuhnya.

Sementara itu, ada 64 kabupaten/kota yang masuk dalam kategori zona orange atau risiko sedang. Jumlah ini, kata Wiku tidak berubah selama empat minggu berturut-turut. Daerah tersebut diantaranya adalah Bali, Banten, Bengkulu, DIY, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Daftarkan Diri Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo. (Foto: Twitter/@BNPB_Indonesia)
Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo
(Foto: Twitter/@BNPB_Indonesia).*

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo, menurut Wiku, telah mendaftarkan diri sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19. Tepatnya untuk vaksin yang merupakan hasil kerja sama antara PT Bio Farma (Persero) d dan perusahaan biotech asal China Sinovac Biotech Ltd. Saat ini, uji klinis vaksin tersebut telah memasuki tahap ke-3.

“Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo telah mendaftarkan diri sebagai relawan uji klinis vaksin Covid-19. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah,bahwa kita berupaya keras untuk mendukung memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh rakyat Indonesia melalui program vaksinasi,” ujar Wiku. (M1-VOA/gi/ab)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: