METRUM
Jelajah Komunitas

Etape II Dikuasai De Kleijn, Malucelli Pertahankan Puncak Klasemen

KEPALA BATAS, MALAYSIA (METRUM) – Persaingan perebutan pemenang Etape II Petronas Le Tour de Langkawi (PTLTDL) 2025 melalui adu sprint masal tak terhindarkan setelah peleton besar memasuki finis bersamaan di Kepala Batas, pulau Pinang menyelesaikan rute datar jarak 162 km dari Padang Besar, Perlis, Senin (29/9/2025).

Melalui timing membuka sprint yang tepat pada 200 meter terakhir, sprinter asal Belanda, Arvid de Kleijn (Tudor Pro Team) mampu membalas kekalahanya pada Etape I finis ketiga. Kali ini sprinter berusia 31 tahun dari negri kincir angin ini menjadi pemenang mengalahkan pemegang klasemen (kaus hijau) Matteo Malucelli (XDS Astana/Italia) yang finis kedua diikuti ketiga Enrico Zanoncello (VF Group Bardiani CSF/Italia) dan peloton besar dengan waktu sama 3 jam 29 menit 59 detik.

Bagi Arvid de Kleijn ini Adalah sukses memenangi etape di  PTLD yang ke lima kalinya sejak pertama kali ikut serta tahun 2023.

Dengan finis kedua pada Etape II ini, Matteo Malucelli (31) masih memegang kaus hijau tanda pimpinan klasemen dengan keunggulan 2 detik atas Arvid de Kleijn. Malucelli juga masih menguasai kaus oranye (“king of sprint”) unggul 3 poin atas De Kleijn.

Upaya “break away” beberapa kali dilakukan selepas start dari Padang Besar (Perlis) namun selalu tertangkap peloton.

Hujan sejak start mengawali lomba sehinga pata peserta harus amat hati hati karena jalan licin, namun setelah 40 km dilalui cuaca membaik bahkan setelah 120 km dilalui cuaca berubah panas menyengat hingga finis.

Persaingan perebutan pimpinan klasemen (kaus hijau) dan kaus oranya (“king of sprint”) diprediksi akan terus ketat antara Malucelli dan De Kleijn pada enam etape berikiutnya hingga finis akhir Etape VIII di Kuala Lumpur.

BACA JUGA:  Van Der Poel Perkasa di Ename Samyn Classic 2025

“Saya pada Etape II ini memperbaiki kesalahan sprint pada Etape I, sehingga bisa memenangi adu sprint finis mengalahkan Malucelli. Pada adu sprint timing dan posisi amat penting untuk bisa menang, dan saya bersyukur pada Etape II ini saya berhasil,” ungkap De Kleijn pada jumpa pers usai upacara podium.

Sementara Malucelli yang harus mengakui keunggulan De Kleijn pada Etape II ini mengatakan dia terlalu memforsir berada di posisi depan pada 1 km terakhir dan itu lebih menguras tenaga.

Peserta pada Etape ke-2 Petronas Le Tour de Langkawi 2025 mencapai finis di Kepala Batas, pulau Pinang Malaysia Senin (29/9/2025). (Foto: Bambang Kunthady).*

“Pada adu sprint finis, posisi amat penting, karena bila berada pada tempat yang salah sulit mendapat poisisi yang tepat untuk melesat kedepan. Tim telah bekerja keras untuk membuka sprint namun saya gagal karena kesalahan taktik ingin kedepan lebih awal dan ini menyebabkan saya kalah cepat dari De Kleijn,” jelas Malucelli.

Tim Nusantara-BYC

Pada Etape II posisi terbaik yang dicapai tim Nusantara-BYC sebagai wakil Indonesia, urutan ke-38 Muhamad Herlangga dan ke-50 Ade Meisa, finis dalam satu peloton demngan waktu sama seperti pemeang etape, 3 jam 29 menit 59 detik.

Di klasemen umum hingga Etape II posisi terbaik juga Muh. Herlangga + 16 detik.

Klasemen s.d. Etape II

  1. Matteo Malucelli (XDS Astana/Italia)
  2. Arvid de Kleijn (Tudor Pro Team/Belanda) + 6 dtk.
  3. Aiman Rosli (Terengganu Team/Malaysia) + 9 dtk.
  4. Erlend Blikra (Uno X Mobility/Norwegia) + 10 dtk.
  5. Adrien Maire (Unibet Rockets/Prancis) + 10 dtk.

Selasa (30/9/2025) Etape III dari Gerik ke Pasir Putih sejauh 198 km akan melalui rute tanjakan lumayan berat namun setelah tanjakan kategori 1 Puncak Titiwangsa (1.056 m) di km 65 rute menurun dan datar sejauh 120 km sehingga kemungkinan para jago tanjakan yang “break away” akan tersusul Kembali. (M1-BK)***

BACA JUGA:  #Yukgowes, dari Sebuah Gerakan Menjadi Komunitas

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.