METRUM
Jelajah Komunitas

Fotografi Bukan Hanya Sekadar Jepret!

ACAP kali orang-orang menganggap bahwa mengambil sebuah foto merupakan hal yang sangat mudah, banyak yang menganggap bahwa mengambil foto itu hanya sekedar pencet tombol, lalu jadilah sebuah foto yang bagus. Padahal dalam kenyataanya banyak sekali aspek yang harus dipelajari untuk dapat menghasilkan sebuah foto yang bagus. Nah, kali ini mari kita pahami bersama mengenai beberapa teknik fotografi.

Pengertian Fotografi

Gambar kamera (foto: Pexels/Math).*

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) fotografi diartikan sebagai seni dan penghasilan gambar dan cahaya pada film atau permukaan yang dipekakan. Sedangkan menurut Wikipedia fotografi berasal dari Bahasa Inggris yaitu ‘photography’ yang mana berasal dari Bahasa Yunani yaitu ‘photos’ artinya cahaya dan ‘Grafo’ yang artinya menulis atau melukis. Sehingga secara umum fotografi dapat diartikan sebagai proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya.

Berdasarkan pengertian fotografi di atas dapat di simpulkan bahwa fotografi merupakan aktivitas mengambil gambar melalui kamera untuk menghasilkan karya seni dan bisa dinikmati baik diri sendiri atau publik. Maka dari itu, fotografi memiliki banyak teknik yang bisa membantu dalam menghasilkan berbagai karya yang membuat orang tertarik untuk melihatnya.

Teknik-teknik Fotografi

Untuk menjadi fotografer tentunya tak hanya bermodalkan peralatan yang lengkap dalam artian memiliki kamera dan berbagi macam lensa. Salah satu kunci yang sangat penting bagi fotografer adalah menguasai teknik-teknik fotografi. Banyak sekali teknik fotografi yang akan menambah variasi dan keindahan foto sehingga menarik dan tidak monoton, antara lain:

Panning

Memotret pembalap road race dengan teknik panning (Foto: Dok. Pribadi/Rivanka Haekal R).*

Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan pada benda yang bergerak. Cara melakukan panning adalah dengan menggerakan kamera searah dengan arah gerakan objek yang ingin dibidik sehingga objek akan tampak focus, sementara background akan tampak kabur.

Freezing

Seorang pesepeda melakukan jumping (Foto: Dok. Pribadi/Rivanka Haekal R).*

Adalah teknik memotret pada sebuah objek yang sedang bergerak, misalnya air, orang yang sedang berolahraga, dengan seolah-olah kita dapat menghentikan objek yang sedang bergerak tersebut. Cara mengaplikasikan teknik tersebut adalah dengan menggunakan kecepatan (shutter speed) yang tinggi.

Siluet

Foto siluet seorang naik kuda di pantai (Foto: Dok. Pribadi/Rivanka Haekal R).*

Siluet adalah teknik foto di mana objek terlihat gelap sedangkan background atau latar belakang foto memiliki warna yang lebih terang. Cara mengaplikasikan teknik ini adalah dengan menempatkan objek atau subjek di depan cahaya dengan mengatur exposure dan bisa juga mengatur white balance pada kamera.

Bulb

Hasil potret dengan teknik bulb long exposure/lights trails (Foto: Dok. Pribadi/Rivanka Haekal R).*

Bulb adalah teknik foto menggambar menggunakan cahaya, berbeda dengan pengertian fotografi yang melukis dengan cahaya. Bulb memotret cahaya di atas cahaya. Cara pengaplikasian teknik ini adalah dengan mengatur shutter speed kamera selama mungkin sehingga akan mendapatkan garis-garis yang dihasilkan oleh objek bercahaya yang berjalan.

Macro

Teknik memotret macro dengan objek lalat (Foto: Pexels/Emily Rose).*

Macro adalah teknik foto yang diambil dengan jarak yang sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi pada sebuah objek berukuran kecil. Foto makro biasanya memiliki rasio 1:1 dimana gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya.

Itulah beberapa teknik foto yang biasa diterapkan oleh fotografer agar hasil foto lebih menarik dan tidak monoton, sebenarnya masih banyak lagi mengenai teknik-teknik foto yang bisa dibahas, tapi segini dulu saja ya. Ayo berkreasi guys, salam jepret! (Rivanka Haekal R/JT)***

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: