METRUM
Jelajah Komunitas

Gerakan Konsumen Hijau Kota Kitakyushu (Bagian-8)

Oleh Indriyani Rachman*

KOTA Kitakyushu di Jepang terkenal dengan pembenahan lingkungannya. Padahal kota ini pernah memiliki sejarah buruk terkait dengan lingkungan akibat kegiatan industri.

Namun, berkat kerja keras, dalam jangka waktu 30 tahun, kota ini menjadi eco-town, kota yang ramah lingkungan dengan konsep pengelolaan lingkungan yang sangat baik ditinjau dari berbagai aspek.

Kitakyushu baru-baru ini melakukan upaya peningkatan sistem pengelolaan limbah padat, pengurangan emisi CO2, ESD (Education for Sustainable Development), dan lain sebagainya. Pemerintah kota bertujuan untuk mengurangi 10% dari CO2 berdasarkan jumlah pada tahun 2002. Kota ini juga memberlakukan sistem yang unik untuk mengurangi jumlah kemasan plastik dan mendorong gerakan konsumen hijau (“Kanpass Seal”) sejak tahun 2006.

Komitmen lingkungan

Sebagai komitmen untuk kebersihan lingkungan, pemerintah kota menyatakan enam target pada pertemuan keempat Jaringan Kitakyushu Initiative pada tahun 2007.

Komitmen Kota Kitakyushu untuk dipenuhi pada tahun 2010 adalah:

  • Kota Kitakyushu mendukung kegiatan untuk ‘Lingkungan Bersih’
  • Mengurangi pembuangan CO2 sebesar 10% dari jumlah pada tahun 2002
  • Menyediakan 860 buah kendaraan umum rendah emisi Meningkatkan jumlah peserta training sehingga mencapai 400 orang per tahun
  • Mengurangi pembuangan limbah rumah tangga sebesar 20% dan meningkatkan prosentase daur ulang hingga 25%
  • Meningkatkan jumlah sukarelawan “Eco-Life“, kampanye untuk pendidikan lingkungan, hingga sebanyak 300 orang.

Prestasi yang dicapai pada tahun 2008

  • Menerima 494 peserta pada tahun 2007 dan 400 peserta pada tahun 2008;
  • Mencapai 24% penurunan limbah rumah tangga dan 30% peningkatan prosentase daur ulang;
  • Menyediakan 735 emisi rendah kendaraan umum pada tahun 2007
  • Peningkatan jumlah peserta dalam acara “Eco-Life” menjadi 460.000 pada tahun 2007.

Timbulan sampah di Kota Kitakyushu berjumlah 1.400 ton/hari. Jumlah timbunan perkapita sebesar 1.40kg/orang/hari dengan komposisi kertas 40% dan plastik 20%. Pengumpulan sampah saat ini sudah mencapai 100%, dengan frekuensi pengumpulan 2 kali tiap minggu dalam kondisi yang sudah terpilah. Terdapat 2 tempat daur ulang terpusat, dan 3 instalasi insenerator serta TPA dengan jenis sanitary landfill.

Anggaran yang digunakan oleh pemerintah untuk mengelola lingkungan di Kota Kitakyushu adalah sebesar 17,6 milyar yen, atau sekitar 3,3% dari anggaran umum.

Setengah dari anggaran tersebut berasal dari pendapatan daerah, sedangkan 12% berasal dari retribusi yang diperoleh dari penjualan kantong plastik sampah. (*Penulis tinggal di Kitakyushi-shi, Fukuoka, Jepang).***

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: