METRUM
Jelajah Komunitas

Ini Lima Alasan Seseorang Makan Banyak, tapi Tetap Kurus

PERNAH tidak kita merasa heran, punya teman yang porsi makannya selalu banyak, tapi tubuhnya tetap kurus?

Jika Anda adalah orang yang sangat mudah menurunkan berat badan, tentunya sering membuat banyak orang iri.

Ternyata, ada penjelasan ilmiah tentang pertumbuhan itu. Berikut penjelasannya yang dikutip dari ndtv.com.

Pendekatan psikologis

Apabila dilihat secara psikologis, Anda harus tahu perbedaan antara lapar sungguhan atau lapar mata.

Sejauh ini, mereka yang bertubuh gemuk cenderung kurang mahir dalam membedakan mana yang lapar sungguhan atau hanya lapar mata.

Makan tidak terburu-buru

Orang-orang yang mengunyah makanannya secara perlahan biasanya tidak mengalami kenaikan berat badan.

Kemungkinan, hal itu disebabkan otak memberi tanda pada tubuh rasa kenyang yang lebih cepat.

Teknik seperti ini ternyata ada dalam ajaran Hindu dan Tionghoa kuno.

Tidur layak dan cukup

Kurang tidur bisa memicu produksi hormon-hormon buruk bagi tubuh, salah satunya kortisol.

Kortisol merupakan hormon yang memicu kelaparan dan menyulitkan tubuh untuk memetabolisme karbohidrat dan lemak.

NEAT

Non-exercise Activity Thermogenesis adalah pergerakan tubuh di luar gerakan olahraga latihan tradisional dan konvensional.

Contohnya, berjalan-jalan sambil berbicara melalui telepon, memutar-mutar jari saat duduk, dan lain-lain.

Menurut American Council on Exercise, NEAT dapat meningkatkan metabolisme tubuh hingga 50%.

Kemungkinan, orang-orang yang makan banyak namun tetap kurus sehari-harinya rutin melakukan kebiasaan ini.

Leptin

Leptin dikenal sebagai hormon rasa lapar yang akan menandakan otak apakah Anda memiliki cukup energi atau tidak untuk melakukan aktivitas rutin.

Orang yang bertubuh kurus memiliki tingkat sensitivitas atau produksi leptin yang lebih tinggi.

Hal itu membuatnya lebih mudah menurunkan berat badan dan juga mengendalikan hasrat atau keinginan.

Nah, mungkin karena penyebab di atas sohib kita yang selalu makan banyak, tapi tetap kurus. Jangan iri ya… (M1)***

komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: