METRUM
Jelajah Komunitas

Irlandia Resmi Mengakui Negara Palestina

Memberi Tekanan bagi Israel di Gaza

DUBLIN, IRLANDIA – Irlandia, Selasa (28/5/2024), secara resmi mengakui negara Palestina dalam upaya terkoordinasi oleh tiga negara Eropa Barat untuk menambah tekanan internasional terhadap Israel agar melunakkan tanggapannya terhadap serangan yang dipimpin Hamas tahun lalu.

“Saya berharap (pengakuan) ini memberi pesan harapan kepada rakyat Palestina bahwa pada saat-saat tergelap mereka, Irlandia bersama mereka,” kata Perdana Menteri Irlandia Simon Harris kepada anggota parlemen di parlemen Irlandia setelah Kabinetnya secara resmi menandatangani keputusan tersebut, seperti dilansir dari VOA.

Pekan lalu, Irlandia, Norwegia dan Spanyol mengatakan mereka akan mengakui negara Palestina. Langkah bersejarah tetapi hanya simbolis itu semakin memperdalam isolasi Israel selama lebih dari tujuh bulan dalam perang sengitnya melawan Hamas di Gaza.

Israel mengutuk langkah diplomatik tersebut, dan menyatakan bahwa itu tidak akan berdampak langsung pada perang di Gaza.

“Tidak lagi cukup hanya dengan mengutuk, tidak cukup lagi hanya dengan menolak,” kata Harris. Bendera Palestina dikibarkan di Dublin di luar Leinster House, gedung parlemen Irlandia.

Meskipun sekitar 140 negara – lebih dari dua pertiga negara yang tergabung dalam PBB – telah mengakui negara Palestina, tidak ada negara besar di Barat yang mengakui hal tersebut. Namun begitu, pengakuan tiga negara Eropa merupakan kemenangan bagi upaya Palestina dalam dunia opini publik dan kemungkinan akan memberi tekanan kepada negara-negara besar Uni Eropa: Prancis dan Jerman, untuk berpikir ulang tentang sikap mereka.

Sebelumnya hanya tujuh dari 27 negara anggota Uni Eropa yang secara resmi mengakui negara Palestina. (M1-VOA/ka/lt)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.