KDS Lantik Empat Pejabat Eselon II, Tekankan Pelayanan Publik dan Percepatan Program Prioritas
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Mohamad Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (3/7/2026) sore, menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Empat pejabat yang dilantik masing-masing dr. Hanhan Siti Hasanah, M.H. sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Yayan Suheryan, M.Si. sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Gamber Irmawan Premono, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Nardi Sunardi, S.E., M.Si. sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Bandung setelah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk kepentingan masyarakat.
“Saya minta para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi, mempercepat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah agar setiap kebijakan dan program dapat berjalan lebih efektif,” tegas Dadang Supriatna.
KDS menekankan, rotasi dan pengisian jabatan strategis bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas birokrasi dan mempercepat pencapaian target pembangunan Kabupaten Bandung.
Menurutnya, setiap kepala perangkat daerah dituntut mampu bekerja cepat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tunjukkan integritas, profesionalisme, dan hasil kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga mengajak para pejabat yang baru dilantik membangun sinergi yang lebih kuat antarlembaga agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara terpadu. Kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan sektor perdagangan dan industri, penanggulangan bencana, hingga pembangunan sumber daya manusia.
Ia berharap para pejabat segera menyusun langkah kerja yang terukur, melakukan evaluasi terhadap program yang berjalan, serta mempercepat realisasi berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Saya ingin seluruh perangkat daerah bekerja dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan orientasi pelayanan. Kepemimpinan yang adaptif dan responsif sangat dibutuhkan untuk menjawab harapan masyarakat,” kata KDS.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Penyegaran organisasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang semakin BEDAS, maju, dan berkelanjutan. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.