KDS Lepas Calon Paskibraka Kabupaten Bandung, Disiplin dan Integritas Jadi Bekal Utama
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Puluhan putra-putri terbaik Kabupaten Bandung mulai memasuki tahapan penting menuju tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS secara resmi melepas Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bandung 2026 untuk mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat). Pelepasan dilakukan melalui apel di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Kamis (6/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, KDS menekankan bahwa menjadi Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, proses pendidikan harus mampu membentuk disiplin, kepemimpinan, integritas, nasionalisme, serta karakter generasi muda.
KDS mengucapkan selamat kepada para calon Paskibraka yang telah melewati seluruh tahapan seleksi dan dipercaya mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar bendera di tingkat Kabupaten Bandung.
“Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga, sekolah, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipercaya mengemban kehormatan sebagai pengibar Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar KDS.
Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 3 Tahun 2022, seluruh calon Paskibraka wajib menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan sebelum melaksanakan tugas pengibaran bendera.
Menurut KDS, tahapan tersebut tidak boleh dimaknai hanya sebagai latihan teknis. Pusdiklat harus menjadi ruang pembentukan mental dan karakter agar para peserta memiliki kedisiplinan, integritas, kemampuan memimpin, semangat kebangsaan, serta kemampuan bekerja dalam tim.
“Mulai hari ini kalian memasuki fase yang sangat penting. Jadikan setiap proses latihan sebagai sarana menempa mental, membangun karakter, serta memperkuat rasa cinta kepada bangsa dan negara,” katanya.
Digembleng di Mako Kopasgat Sulaiman
Para calon Paskibraka yang telah lolos seluruh rangkaian seleksi selanjutnya mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di Markas Komando Korps Pasukan Gerak Cepat (Mako Kopasgat) Sulaiman.
Pusdiklat tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mereka menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
KDS mengapresiasi dukungan Mako Kopasgat Sulaiman yang kembali menjadi lokasi pelaksanaan Pusdiklat Calon Paskibraka Kabupaten Bandung.
Menurutnya, pengalaman, kedisiplinan, dan profesionalisme para pelatih diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina, pelatih, pamong, serta Purna Paskibraka yang terlibat dalam proses pendampingan.
“Semoga kolaborasi yang baik ini mampu melahirkan Paskibraka yang tangguh, berintegritas, dan menjadi teladan bagi generasi muda Kabupaten Bandung,” tuturnya.
KDS Ungkap Pernah Jadi Paskibraka
Di hadapan para calon Paskibraka, KDS turut membagikan pengalaman pribadinya ketika pernah menjadi anggota Paskibraka.
Menurutnya, pengalaman tersebut tidak berhenti pada tugas seremonial mengibarkan bendera. Proses yang dijalani saat menjadi Paskibraka justru memberikan pelajaran tentang disiplin, nasionalisme, serta komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
“Saya pernah menjadi Paskibraka. Alhamdulillah, pengalaman itu membentuk kedisiplinan, menumbuhkan nasionalisme, sekaligus mengajarkan bagaimana mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Orang Tua Bangga, Berharap Anak Jadi Teladan
Kebanggaan juga dirasakan keluarga calon Paskibraka. Abdjani Aulidan Aqwa, perwakilan orang tua dari SMA Negeri 1 Ciparay, mengaku bangga sekaligus terharu melihat putranya berhasil lolos sebagai calon Paskibraka Kabupaten Bandung 2026.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengikuti proses pendidikan dan pelatihan dengan disiplin hingga akhirnya dapat menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan dengan baik.
“Kami sebagai orang tua merasa sangat bangga, terharu, dan bersyukur anak kami berhasil lolos menjadi calon Paskibraka Kabupaten Bandung. Semoga seluruh peserta dapat menjalani pelatihan dengan baik dan menjadi generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, karakter yang kuat, nasionalisme, dan patriotisme untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
Pemkab Bandung berharap seluruh calon Paskibraka mampu menjadikan masa pendidikan dan pelatihan sebagai proses pembentukan karakter. Bukan hanya siap secara teknis menjalankan tugas pada 17 Agustus, tetapi juga tumbuh sebagai generasi muda yang disiplin, berintegritas, nasionalis, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.