KDS Sambut Kepala Staf Kepresidenan RI, Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Sekolah Rakyat
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyambut kunjungan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, dalam rangka Open House sekaligus pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Rabu, 5 Agustus 2026, di SRT 4 Kabupaten Bandung, Soreang.
Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan implementasi program strategis nasional di bidang pendidikan berjalan optimal.
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman menegaskan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga. “Karena itu pemerintah memastikan kemiskinan tidak boleh menjadi penghalang bagi seorang anak untuk bersekolah dan meraih cita-cita. Di situlah Sekolah Rakyat hadir,” ujarnya.
Menurut Dudung, Sekolah Rakyat bukan hanya menghadirkan bangunan pendidikan yang representatif, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.
Ia mengapresiasi sinergi Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, penyedia jasa konstruksi, hingga seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan sekolah dalam waktu yang relatif singkat.
“Kolaborasi antarkementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci sehingga pembangunan ini dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dudung.
Bupati Bandung yang akrab disapa KDS menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap pengembangan Sekolah Rakyat sebagai upaya membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami menyambut baik kunjungan Kepala Staf Kepresidenan RI sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat. Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen mendukung penuh agar program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dadang Supriatna.
KDS menjelaskan, penyelenggaraan Open House dan MPLS menjadi sarana memperkenalkan lingkungan belajar kepada para peserta didik sekaligus menunjukkan kesiapan seluruh unsur pendukung sebelum proses pembelajaran dimulai. Ia berharap para siswa dapat mengikuti pendidikan dengan nyaman serta memperoleh pembinaan akademik maupun pembentukan karakter secara menyeluruh.
Selain meninjau pelaksanaan MPLS, rombongan juga melihat langsung kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat. Program tersebut dirancang sebagai sekolah berasrama yang memberikan layanan pendidikan secara menyeluruh, mulai dari pembelajaran formal hingga penguatan karakter bagi peserta didik dari keluarga prasejahtera.
“Sekolah Rakyat bukan hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun generasi yang berkarakter, mandiri, dan memiliki daya saing. Karena itu, kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar program ini sukses di Kabupaten Bandung,” kata KDS.
Pemerintah Kabupaten Bandung menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.