METRUM
Jelajah Komunitas

Ketinggian Sungai Lampaui Jalan, Pemkot Bandung Fokus Tangani Banjir di Sukamiskin

KOTA BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menindaklanjuti laporan warga yang disampaikan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-63 di Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik. Laporan tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang turun langsung memantau kondisi lapangan pada Rabu, 7 Januari 2026.

Monitoring dilakukan untuk meninjau langsung persoalan utama yang kerap dikeluhkan warga, yakni genangan air yang muncul saat hujan deras. Hasil peninjauan menunjukkan, genangan terjadi akibat luapan sungai yang alirannya terbagi ke dua wilayah, yakni RW 7 Kelurahan Antapani Wetan dan RW 1 Kelurahan Sukamiskin.

Lurah Sukamiskin Sofyan Ismail menjelaskan, genangan air cenderung bertahan lebih lama di RW 1 Sukamiskin. Kondisi tersebut berbeda dengan RW 7 Antapani Wetan, di mana air relatif lebih cepat surut. Di RW 1, air justru tertahan dan menggenang di jalan lingkungan.

“Secara kontur, ketinggian sungai lebih tinggi dibandingkan badan jalan. Ketika hujan turun dan debit air meningkat, air sungai meluap ke jalan,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, upaya penanganan sebenarnya telah dilakukan melalui pembangunan tanggul dengan sistem buka-tutup. Namun, langkah tersebut memunculkan persoalan baru. Saat tanggul ditutup untuk menahan luapan sungai, air dari jalan tidak dapat kembali mengalir ke sungai.

“Air dari sungai memang tertahan, tetapi air di jalan juga tidak bisa masuk ke sungai. Akhirnya terjadi genangan dan harus ditangani dengan pompa,” jelasnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran terkait, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), membahas sejumlah opsi penanganan. Salah satu solusi yang direncanakan adalah pengerukan sedimentasi sungai guna memperlancar aliran air.

“Ke depan kemungkinan akan dilakukan pengerukan terlebih dahulu. Setelah itu, akan ada penambahan batu kali di sisi kiri dan kanan sungai untuk memperkuat saluran serta kirmir,” kata Farhan. (M1)***

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Tunggu Restu Pusat untuk Aktifkan Lagi Bandara Husein Sastranegara

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.