METRUM
Jelajah Komunitas

Kyai Matdon: Masih Ada, Minat Remaja Pada Sastra

KOTA BANDUNG (METRUM) – Setelah penjurian yang cukup ketat dan diskusi yang sangat alot, akhirnya diperoleh para pemenang Lomba Nulis Puisi untuk siswa SMA yang digelar Majelis Sastra Bandung (MSB).

Dewan juri yang diketuai Rois Am MSB, Kyai Matdon, menjelaskan, pemenang pertama diraih Tatang Sulaeman dari SMA Putra Indonesia Majalaya dengan judul puisi ‘Pancasila Arah Hidup’. Pemenang kedua oleh Keisa Khaeliza dari SMAN Cisarua Bogor dengan judul ‘Dunia Fana’ dan pemenang ketiga diraih  oleh Neng Aneu, Asal sekolah SMA Putra Indonesia  Majalaya dengan judul puisi ‘Pancasila Pedomanku’.

Ada hadiah tambahan berupa buku buku sastra diberikan kepada Asfahira Agustin dari SMA N 1 Cicalengka dengan judul puisi ‘Sang Merah Putih”.

Lomba Nulis Puisi bertema ‘Kesaktian Pancasila’ ini diikuti oleh 75 siswa dari berbagai pelosok daerah termasuk Kalimantan Tengah. Puisi yang mereka tulis sangat beragam Dan unik. Sehingga menyulitkan para juri untuk menilainya.

“Meskipun puisi karya Mereka masih dibilang biasa saja dalam penggunaan diksi, tapi ide mereka sangat pantas untuk diapresiasi,” ujar Matdon.

Para pemenang berhak mendapatkan uang senilai Rp 500 ribu dibagikan kepada 3 orang.

Menurut Matdon, acara lomba nulis puisi ini rutin digelar tiap tahun selama 13 tahun, namun terhenti tahun 2021 akibat pandemi.

Antusiasme para pelajar dalam mengikuti lomba sangat bagus. “Jadi, Saya tidak khawatir, Karena masih ada dan cukup banyak anak anak muda yang menyukai sastra,” imbuhnya. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: