METRUM
Jelajah Komunitas

Lawan Tren Belanja Online, Cigondewah Siapkan Pasar Kuliner Malam dan Event Mingguan

KOTA BANDUNG (METRUM) – Kawasan Tekstil Cigondewah (KTC) bersiap kembali merebut kejayaannya sebagai ikon perdagangan Kota Bandung. Kecamatan Bandung Kulon merancang pembenahan KTC menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja kain, pasar kuliner, dan ekonomi kreatif.

Langkah kebangkitan tersebut ditandai dengan peresmian Festival Menenun Harmoni Merajut Ekonomi di KTC, Sabtu (27/8/2026). Agenda ini digagas untuk memicu pertumbuhan UMKM di tiga wilayah sekaligus, yaitu Cigondewah Rahayu, Cigondewah Kidul, dan Cigondewah Kaler.

Camat Bandung Kulon, Jajang Afifudin, menilai KTC memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh platform belanja daring (online). Menurutnya, pembeli di KTC dapat memilih dan merasakan langsung kualitas bahan kain sembari menikmati atmosfer kawasan.

Guna memperkuat daya pikat pengunjung, Jajang mengusulkan agar KTC rutin menggelar kegiatan kuliner sore hingga malam hari. Ia mendorong Karang Taruna, pengelola KTC, dan UMKM dari tiga kelurahan untuk membuat agenda bergilir setiap minggunya.

“Orang datang ke sini bukan hanya untuk membeli kain, tetapi juga menikmati kuliner. Membangun Bandung Kulon butuh kolaborasi warga agar kawasan Cigondewah semakin rapi, maju, dan perekonomiannya terus tumbuh,” ujar Jajang.

Upaya revitalisasi KTC mulai mendapat respons positif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui peninjauan awal oleh Dinas Koperasi dan UKM. Ke depan, Jajang berharap keterlibatan lintas instansi—khususnya dinas yang membidangi pariwisata dan perdagangan—dapat diperluas.

Sementara itu, Lurah Cigondewah Rahayu, Iwan Rohendi, mengapresiasi peran aktif generasi muda dan Karang Taruna yang memanfaatkan momentum HUT RI serta persiapan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) untuk menggerakkan perekonomian lokal. Ia optimistis sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha akan menjadikan Cigondewah sebagai pusat ekonomi kreatif yang membanggakan Kota Bandung. (M1)***

BACA JUGA:  Dekranasda Bandung Akan Perbaiki Sistem Kurasi UMKM, Aryatri Tegaskan Pentingnya Transparansi

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.