Jaga Daya Beli Warga, Program Padat Karya Kota Bandung Sudah Serap 4.100 Pekerja
KOTA BANDUNG (METRUM) – Program Padat Karya yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus terbukti efektif menjadi penopang ekonomi warga di tengah gejolak dan tantangan ekonomi global. Hingga Agustus 2026, program ini berhasil menyerap sekitar 4.100 tenaga kerja yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa realisasi tersebut berasal dari penggabungan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), aspirasi reses anggota DPRD, serta agenda reguler Disnaker.
“Realisasi padat karya sampai Agustus 2026 sudah menyerap sekitar 4.100 orang. Program ini hadir sebagai bumper ekonomi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Yayan, Jumat (28/8/2026).
Tak berhenti di angka tersebut, Disnaker tengah menyiapkan kuota tambahan untuk menyerap sekitar 3.900 peserta secara bertahap, dengan gelombang terdekat menyasar 500 orang.
Setiap peserta program padat karya mengantongi insentif sebesar Rp1,7 juta selama masa kegiatan. Selain menambah penghasilan keluarga, perputaran uang tersebut dinilai ampuh menggerakkan roda perekonomian di tingkat lokal secara langsung.
Menariknya, program ini membawa dua manfaat sekaligus (double impact): Pertama, Sektor Ekonomi: Mengamankan tingkat konsumsi dan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah. Kedua, Sektor Lingkungan: Mempercepat pembersihan saluran, pemeliharaan fasilitas umum, serta penataan kawasan pemukiman warga agar lebih bersih dan tertata.
Melihat respons positif dari warga di hampir seluruh kecamatan, Pemkot Bandung telah mengusulkan alokasi anggaran melalui RKA-PPAS agar program Padat Karya dapat berlanjut pada tahun anggaran 2027.
“Program ini sangat baik untuk membantu ekonomi masyarakat. Namun yang paling penting harus ada produktivitasnya—bukan sekadar menerima uang, tapi memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” tegas Yayan. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.