METRUM
Jelajah Komunitas

Lima Fakta Aprilia Manganang

MUNGKIN nama Aprilia Santini Manganang atau tidak asing lagi di telinga pencinta olahraga bola voli, pasalnya Aprilia dikenal luas masyarakat Indonesia ketika ia menjadi bagian tim bola voli putri Indonesia pada Asian Games ke-18 yang digelar di Jakarta dan Palembang pada Tahun 2018 lalu.

Saat itu, Aprilia menarik perhatian para penonton dan pemain lawan dikarenakan tubuhnya yang kekar dan atletis di antara perempuan normal lainnya.

Lama tak terdengar kabar, aprilia sekarang tengah menjadi perbincangan hangat warganet pasalnya mantan atlet voli putri ini dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Dara (KSAD) Andika Perkasa.

Pengadilan Negeri Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, resmi mengabulkan permohonan penggantian identitas Aprilia Manganang sebagai pria dan berubah nama jadi Aprilio Perkasa Manganang pada Jumat (19/3/2021).

Nah, mari kita simak 5 fakta Aprilia Manganang atau Aprilio Perkasa Manganang.

1. Sejak Kecil Kerap Dibully

KSAD Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan Aprilia Manganang sering menjadi objek perundungan atau bullying, dan aprilia mengaku selalu jadi objek bullying saat masih dibangku sekolah alhasil Aprilia cenderung membatasi pergaulan dengan teman sebaya.

2. Mengidap hipospadia

Hipospadia adalah suatu kelainan yang menyebabkan letak lubang kencing (uretra) bayi laki-laki menjadi tidak normal. Kondisi ini merupakan kelainan bawaan sejak lahir.

Hipospadia dapat diketahui melalui pemeriksaan fisik setelah dilahirkan, tanpa harus dilakukan pemeriksaan penunjang. Namun, pada hipospadia yang parah, pemeriksaan lanjutan, seperti pemeriksaan genetik dan uji pencitraan, dibutuhkan untuk mengetahui kelainan lain yang terjadi pada kelamin bayi.

3. Mantan atlet timnas voli

Tahun 2011, Aprilia direkrut klub voli Alko. Lalu, ia pun bermain dalam kompetisi voli profesional untuk merebutkan piala Proliga. Karirnya di dunia voli melejit sejak ia bergabung bersama klub Jakarta Elektrik PLN.

Aprilia Manganang (Foto: IDN Times).*

Pada tahun 2018 Aprilia bergabung bersama timnas voli putri di ajang Sea Games, namun pada Tahun 2020 ia memutuskan untuk pensiun karena cedera lutut yang ia derita.

4. Prestasi di dunia voli

Bukan hal aneh Aprilia mendapatkan penghargaan di kancah dunia voli, pasalnya aprilia selalu menjadi langganan jadi pemain MPV proliga, contohnya, pada ajang Proliga 2016, 2017 dan 2019 aprilia manganang terpilih sebagai pemain putri terbaik. Total, Aprilia mengoleksi empat gelar Proliga.

5. Masuk TNI

Melejitnya prestasi Aprilia inilah yang kemudian membuat TNI AD kepincut untuk merekrutnya. Pada tahun 2016, Aprilia masuk TNI AD melalui program rekrutmen khusus Bintara Berprestasi, yang saat itu dirinya masih berstatus sebagai seorang perempuan. (Fories/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: