METRUM
Jelajah Komunitas

Mario Gomez Isyaratkan Akan Tinggalkan Persib

PELATIH kepala Persib Bandung Roberto Carlos Mario Goemz mengisyaratkan tidak akan melanjutkan kontraknya bersama skuad Maung Bandung di Liga 1 2019. Hal tersebut dia ungkapkan saat konferensi pers jelang laga lawan PSM Makassar, di Hotel Best Western Plus, Jalan Boto Lempangan, Makassar, Selasa, 23 Oktober 2018.

“Saya ingin berbicara mengenai situasi ini karena saya merasa sendiri di Persib termasuk staff, pemain, dan bobotoh, karena bobotoh selalu ada di belakang pemain. Namun, sekarang lihat, saat di Jakarta (di komite banding) pemain kita hanya sendiri, padahal ada manajemen yang juga datang tetapi mereka tidak mengucapkan hello, apa kabar ataupun mengajak minum kopi,” katanya.

Gomez mengatakan, tiga bulan yang lalu saat Persib bermain menghadapi Bali United dirinya pernah mengatakan jika situasi seperti ini tidak berubah maka dirinya akan memilih untuk pergi di musim depan.

“Saya cinta Persib, saya cinta Bandung, saya cinta bobotoh, saya cinta pemain saya, dan saya cinta semuanya. Saat fans mengatakan Mario tolong jangan pergi, maka saya harus bilang maaf kali ini saya harus pergi,” ujarnya.

Pelatih asal Argentina tersebut akan mempertimbangkan untuk tetap bersama Persib di liga musim depan, dengan syarat manajemen di dalam tubuh Persib berubah. Jika tidak ada perubahan, maka dia dia pastikan tidak akan melanjutkan kerja samanya bersama Persib di Liga 1 2019.

“Tentu saya ingin mengantarkan Persib juara, saya ingin bulan Desember nanti semua Kota Bandung berwarna biru. Saya ingin mengantarkan Persib juara, karena ini bukan mengenai uang tapi prestige ada kebanggaan, satu tambahan bintang lagi di sejarah Persib dan saya, saya tentu ingin jadi juara untuk pemain dan bobotoh, tapi jika manejemen masih seperti ini, saya harus bilang maaf saya tidak akan melanjutkan kerja sama ini,” ucapnya.

Gomez mengatakan, hal ini sudah dipikirkannya dengan baik karena ini juga demi kebaikan Persib di masa depan. Bahkan sebelumnya dia sudah mengatakan hal ini kepada direktur utama PT. Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, jika dirinya tidak akan melanjutkan kerja sama di tahun depan.

“Jika mereka (manajemen) tidak setuju dengan asisten saya, maka meraka pun tidak setuju dengan saya. Saya sebenarnya ingin berbicara secara tatap muka dengan pak Glenn, tetapi sampai sekarang tidak bisa karena dia tidak berada di Bandung,” katanya.

Pelatih berusia 61 tahun tersebut berharap bobotoh bisa mengerti situasi di dalam sepak bola ini, separti halnya yang selalu dia katakan bahwa setiap saat tim harus berkembang lebih baik di setiap pertandingan yang dijalani.

“Semoga fans mengerti, ini situasi dalam sepak bola. Kita ingin berkembang, ketika saya datang ke satu tempat saya ingin berkembang dan ini bukan masalah uang. Bagi saya, saya selalu ingin bekembang. Jika kamu tidak ingin berkembang, maka saya tidak akan tinggal,” ungkapnya

“Di semua tempat yang telah saya datangi, bagi saya adalah mencoba untuk menjadi juara dan terus berkembang. Menjadi juara dan berkembang, begitu juga dengan pemain, jika mereka bilang “hey coach saya tidak ingin berkembang”, oke tidak masalah dan saya akan memilih pergi, ini merupakan jalan saya. Maaf saya harus bicara mengenai situasi ini, karena saya harus bicarakan situasi ini karena sangat penting,” tutur Gomez.(Sumber: Pikiran Rakyat, 23/10/2018)***

komentar

Tinggalkan Balasan