METRUM
Jelajah Komunitas

Mengawali Tahun 2026, Peluncuran Koleksi Buku Gerakan Ke-bike-an

BEBERAPA tahun kebelakang terutama sejak pandemi Covid-19 melanda 6 tahun silam aktivitasku dalam gerakan ke-bike-an lebih konsen dan konsisten ngaboseh sendirian dan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi sambil memotivasi melalui kampanye #biketokamanawae

Kendati demikian, sesekali saya ikut kegiatan bersepeda bersama itu pun memang karena akan saya liput untuk dijadikan artikel tulisan di media berbasis digital, salah satunya di kanal Beib, Metrum Media atau sesekali menjadi bagian dari tim pelaksana kegiatan.

Kondisi tersebut juga dikarenakan domisiliku sering berpindah-pindah, mulai di Kota Bandung, ke Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, dan saat ini berada di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Sejak saat itu, selain konsen #biketokamanawae sendirian juga mengabarkan gerakan kebikean melalui corong program talkshow di Radio Metrum yaitu Rumah Sahabat Bahagia (2019), Republik Boseh (2020) dan (Bicara Bike).

Tapi yang paling fokus adalah menulis artikel dan buku yang diusung melalui icon Bersepeda itu Baik dengan motto: membangkitkan masyarakat gemar bersepeda, dan misi & visi: Hayu #biketokamanawae minimal untuk jarak yang pendek, tetap bersepeda dengan bijak, tertib, dan beretika, karena bersepeda itu baik, serta jargon salam boseh dan go green.

Untuk tulisan buku semuanya memang disusun untuk dokumentasi saja dan saya kumpulkan di e-book saya disini https://anyflip.com/homepage/icurr. Ada beberapa yang di cetak tapi hanya 1 eksemplar saja. Bahkan, dulu ada yang dicetak banyak dan dikomersilkan yaitu buku novel bertajuk “Beib, Bersepeda itu Baik” kisah goweser galau (2013) dan diperbarui tahun 2025.

Untuk itu, dalam kesempatan awal tahun baru 2026, koleksi tulisan buku tersebut saya luncurkan pada Kamis (1/1/2026) melalui media sosial dan aplikasi chat dengan tidak bermaksud merasa si paling pesepeda tapi dengan harapan bisa menginpirasi dan memotivasi terutama bagi yang berkenan menyimaknya.

BACA JUGA:  Road Race Asian Games Hangzhou 2023: Dominasi Kazakstan Finis 1-2, Indonesia Gagal Bersaing

Di link tersebut akun saya bernama Cuham Menulis berisi kolase foto atau tulisan buku yang terbagi dalam beberapa bagian/Flip:

Novel Berbasis Duni Sepeda: “Melaju Mengejar Asa” (pembaruan, 2025) dan “Bersepedaitu Baik” Kisah Goweser Galau (pembaruan, 2025).

Untuk Tulisan Buku Non Bike, ditulisan di sini saya skip saja.

Bersepeda Itu Baik: Bunga Rampai Tulisanku di Halaman Back to Boseh Pikirana Rakyat Minggu, 2012 – 2018 (pembaruan 2025). 1 Dekade Perjalanan Beresepedaku tahun 2008 -2018 (pembaruan 2025). “Karena Bersepeda itu Baik” kumpulan tulisan di media Portal Sepeda Inodonesia tahun 2019 – 2021 (2022). “Elegi Pesepeda di Masa Pandemi” kumpulan tulisan di kanal Beib, Metrum media tahun 2020 – 2022 (2023). Mengayuh Jejak di Ruang Digital: “Bersepeda Berperan Penting dalam Transisi Energi” kumpulan tulisan di blog Cuham Beib, Kompasiana media tahun 2021 – 2022 (2022).

Selanjutnya, “Perjalanan Pencapaian Dalam Gerakan Bersepeda” Kolase gerakan bersepeda sepanjang tahun 2008 – 2021(2023). Catatan B2C Bandung 2013: “Usai Kejar Skripsi Tanpa Polusi, Kelar Kuliah Berjuang Mencari Nafkah” (2023). “Pengalaman Perjalanan Bersepeda ke Berbagai Tempat/Trek/Daerah, tahun 2008 – 2025” (2026).  Perjalanan Bersepedaku dalam Gerakan Ke-bike-an #1 tahun 2008 – 2013 (2025), #2 tahun 2014 – 2018 (2025), dan #3 2019 – 2023 (masih dalam proses penyusunan).  

Kepada Metronom bike silahkan untuk berkenjung ke link e-book yang sudah ditulis di atas dan berkenan menyimak koleksi karya tulis bukuku, semoga bermanfaat dan menginpirasi.

Hayu #Biketokamanawae, minimal untuk arak yang pendek, tetap bersepeda dengan bijak, tertib, dan beretika, karena bersepeda itu baik. Salam boseh dan go green, serta salam literasi. (Cucu Hambali,

Bersepeda itu Baik)***

BACA JUGA:  Etape 16 Giro d’Italia 2025: Del Toro Terpuruk, Astana Kuasai Lintasan

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.