Menuju Paris: Pogacar Kian Dominan di Pekan Terakhir TdF 2025
Menjelang Penutupan Tour de France 2025
AJANG balap sepeda paling bergengsi dunia, Tour de France (TdF) edisi ke-112 tahun 2025, telah memasuki pekan terakhir dengan enam etape tersisa yang sebagian besar akan melintasi medan berat Pegunungan Alpen, sebelum mencapai garis akhir di Paris pada Minggu, 27 Juli 2025.
Setelah menyelesaikan Etape ke-15 yang menantang di kawasan tanjakan Carcassonne, Pegunungan Pyrenees, pada Minggu (20/7), para pembalap mendapat waktu istirahat terakhir pada Senin (21/7). Perlombaan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (22/7) melalui Etape ke-16 sejauh 171,5 km dari Montpellier menuju Mont Ventoux, yang juga merupakan etape tanjakan.
Pogacar Tak Terbendung
Meskipun masih ada enam etape yang harus dilalui, persaingan merebut juara umum tampaknya sudah mulai mengerucut. Tadej Pogacar (26 tahun), pembalap Slovenia dari tim UAE Emirates XRG yang telah tiga kali menjuarai TdF (2020, 2022, dan 2024), tampil sangat mendominasi. Ia menguasai hampir semua etape tanjakan penting dan juga unggul di nomor Individual Time Trial (ITT), menjadikannya sulit disalip oleh pesaing utamanya, Jonas Vingegaard dari Denmark (Visma Lease a Bike), yang juga merupakan juara TdF dua kali.
Sementara itu, pembalap Belgia Remco Evenepoel (Soudal Quick Step), yang sebelumnya dianggap sebagai pesaing kuat, memutuskan mundur pada Etape ke-14 karena kondisi fisik yang menurun sejak dua etape sebelumnya.
Hingga akhir Etape ke-15, Pogacar telah merebut empat kemenangan etape, terdiri dari tiga etape tanjakan dan satu ITT, serta mengamankan kaus kuning sebagai pemimpin klasemen umum dengan keunggulan waktu 4 menit 13 detik atas Vingegaard. Posisi ketiga ditempati oleh Florian Lipowitz (Red Bull Bora/Jerman) dengan selisih waktu 7 menit 53 detik.
Satu-satunya faktor yang dinilai bisa menghentikan laju Pogacar hanyalah gangguan kesehatan atau cedera serius.

“Pogacar benar-benar mendominasi Tour tahun ini, lebih kuat dibanding saat ia menjuarai edisi 2024,” ujar Bernard Hinault, legenda balap sepeda Prancis peraih lima gelar juara TdF di era 1980-an. “Kondisinya sangat prima dan dia kini berada di level yang lebih tinggi dibanding Jonas, bahkan jauh meninggalkan pembalap top lainnya,” tambahnya.
Hasil Etape ke-14 (182 km):
- Thymen Arensman (Ineos Grenadiers/Belanda) – 4:53:35
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) – +1 menit 8 detik
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) – +1 menit 12 detik
Hasil Etape ke-15 (169 km):
- Tim Wellens (UAE Emirates XRG/Belgia) – 3:34:09
- Victor Campenaerts (Visma Lease a Bike/Belgia) – +1 menit 28 detik
- Julian Alaphilippe (Tudor/Prancis) – +1 menit 36 detik
Klasemen Umum Sementara (sampai Etape ke-15):
- Tadej Pogacar (UAE Emirates/Slovenia) – 54:20:44
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) – +4:13
- Florian Lipowitz (Red Bull Bora/Jerman) – +7:53
- Oscar Onley (Picnic PostNL/Inggris) – +9:18
- Kevin Vauquelin (Arkea/Prancis) – +10:21. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.