Misteri Kereta Zanetti, Kereta Italia yang Diduga Melakukan Perjalanan Waktu
PADA musim panas tahun 1911 sebuah kereta yang mengangkut 106 penumpang pergi dan memasuki terowongan yang ada pada Gunung Lombard, namun kereta ini tak pernah keluar lagi dari terowongan itu, selang beberapa hari, pencarian kereta Zanneti mulai dilakukan menyusuri rel dari stasiun sampai terowongan.
Pencarian itu sama sekali tak membuahkan hasil karena di sekitar rel maupun terowongan sama sekali tak terlihat bekas kecelakaan maupun tanda-tanda kereta dan para penumpang.
Dari 106 penumpang, 2 di antaranya ditemukan tergeletak di pinggiran rel, namun pada saat ditemukan, kondisi mereka dalam keadaan stress berat dan kejiwaan mereka terganggu, setelah menjalani beberapa pengobatan psikolog akhirnya mereka dapat mengingat apa yang terjadi.
Mereka mengatakan bahwa di tengah perjalanan sebelum memasuki terowongan ada kabut yang sangat tebal seperti akan memakan kereta, karena ketakutan 2 orang ini mencoba keluar dari kereta yang tengah berjalan dengan melompat keluar jendela, mereka mengatakan bahwa hanya itu yang mereka ingat.
Kesaksian kedua orang ini sama sekali tak membantu proses pencarian.
Pada saat itu tak ada yang tahu kemana hilangnya kereta Zanetti. Pencarian kereta Zanetti trus dilakukan bahkan hingga melibatkan para ilmuwan-ilmuwan. Namun sayangnya pencarian itu juga tak membuahkan hasil.
Pada akhirnya terowongan itu ditutup karena dianggap membahayakan. Semasa perang terowongan itu terkena serangan udara dan hancur hingga menutup akses masuk kedalam terowongan untuk selamanya.
Lalu, pada tahun 1926 ada sebuah arsip yang mengatakan bahwa pada tahun 1845 di meksiko ada 104 orang Italia (jumlah orang yang tiba-tiba muncul sama dengan jumlah orang yang hilang) yang tiba-tiba muncul, dan mereka semua menjelaskan mereka tadinya berangkat dari Roma pada tahun 1911. (bagaimana bisa sebuah kereta yang berangkat dari Roma di tahun 1911 bisa sampai di Meksiko pada tahun 1845)
104 orang ini akhirnya dianggap gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Namun ada hal yang sedikit membuat orang meksiko waktu itu terheran, yaitu barang salah satu orang itu adalah kotak tembakau yang dibuat tahun 1907, padahal waktu itu di meksiko baru tahun 1845.
Setelah sekian lama, sebuah teori muncul yang mengatakan bahwa, “Mungkin saja waktu kereta Zanetti memasuki terowongan sebuah portal dimensi ruang dan waktu terbuka akibat gempa yang terjadi beberapa waktu sebelum kereta Zanetti melakukan perjalanan dan mungkin saja portal itu melempar kereta Zanetti ke 66 tahun di masa lalu”.
Namun teori ini juga tak dapat membuktikan hilangnya kereta Zanetti beserta 104 penumpangnya. Hingga saat ini misteri hilangnya kereta Zanetti masih menjadi sebuah misteri yang tak terpecahkan, bahkan beberapa orang menganggap cerita hilangnya kereta Zanetti adalah hoaks karena tak ada catatan resmi dan juga tak dpat menemukan kisah ini di internet.

Untuk lebih mendalami misteri hilangnya kereta Zanetti, berikut hal-hal menarik seputar hilangnya kereta Zanetti.
1. Layanan yang mewah dalam kereta
Kereta Zanetti yang hilang dibuat menggunakan teknologi terbaru dan inovatif. Perusahaan menawarkan perjalanan gratis yang begitu mewah dengan disuguhi pemandangan yang indah yang dapat disaksikan melalui jendela kereta. Tak hanya itu, para penumpang akan disuguhi makanan dan minuman keras sepanjang perjalanan.
Dasar dari diberlakukannya hal ini oleh perusahaan adalah agar para penumpang mendapatkan pengalaman terbaik untuk dibagikan kepada lebih banyak orang. Hal ini merupakan ide promosi dari manajemen perusahaan Zanetti untuk mempopulerkan kereta Zanetti agar berpeluang menghasilkan lebih banyak pendapatan.
Dalam perjalanannya, kereta Zanetti membawa sebanyak 100 orang penumpang pilihan hasil seleksi, yang juga menjadi penumpang pertama dalam uji coba kereta Zanetti. Dalam rencananya para penumpang akan dibawa berangkat dari stasiun awal di Roma menuju stasiun akhir, lalu kembali lagi ke stasiun awal.
2. Hilang begitu saja tanpa jejak
Pada 14 Juli 1911, sesuai yang direncanakan kereta api Zanetti berangkat dari stasiun awal kota Roma di Italia dan mulai menyusuri rel dengan membawa 6 awak dan 100 orang penumpang dalam 3 gerbong yang juga dilengkapi dengan kompartemen mewah.
Awal perjalanan tak ada satupun masalah yang dihadapi. Seperti perjalanan kereta pada umumnya, kereta Zanetti melewati satu per satu stasiun kereta, berhenti sejenak pada satu stasiun kemudian melanjutkan perjalanan, dan para penumpang diberikan pelayanan sambil menikmati pemandangan lewat jendela.
Dalam perjalanannya, tibalah saatnya kereta Zanetti akan memasuki sebuah terowongan yang berada di pegunungan Lombardi Italia yang panjangnya setengah mil. Saat akan memasuki terowongan di Lombardi, hal aneh terjadi dan membuat kereta Zanetti tak kunjung keluar dari sisi lain terowongan itu sehingga membuat orang-orang yang berada di ujung terowongan tersebut lama menunggu.
Mengetahui hal ini, pihak perusahaan Zanetti menjadi bingung sebab saat dilakukan pencarian dalam terowongan itu hasilnya tidak ditemukan apapun, jejak satu pun dari kereta Zanetti tidak ditemukan. Dalam investigasi yang bertujuan untuk menemukan kereta Zanetti dan memastikan kondisi seluruh penumpang dan awak, hasilnya nihil. Pihak investigasi telah menelusuri setiap sisi terowongan itu namun tetap tidak menemukan jejak apapun yang bisa dijadikan petunjuk.
3. Dua penumpang yang selamat dan munculnya kabut misterius
Dalam peristiwa ini dua orang pria muncul dan mengklaim bahwa mereka adalah penumpang dari kereta Zanetti. Keberadaan kedua penumpang ini dikonfirmasi oleh pihak kereta Zanetti. Dalam sebuah pers yang diadakan di Italia, kedua pria ini bercerita bahwa mereka merupakan penumpang yang selamat dari kereta yang hilang tersebut. Mereka mengaku melihat kabut yang entah datangnya dari mana mulai menyelimuti kereta disertai kecepatan kereta yang melambat saat mendekati pintu masuk terowongan.
Salah satu pria yang selamat itu mengatakan kabut itu menyelimuti kereta seperti gelombang. Dalam keadaan panik yang luar biasa, kedua pria ini melompat keluar dari kereta dan menghantam tanah dengan keras, sebelum kereta sepenuhnya memasuki terowongan.
Sayangnya, mereka hanya mengingat sampai disitu saja dan informasi itu tidak memberikan petunjuk mengenai keberadaan dari kereta Zanetti yang hilang. Saat diperiksa oleh psikiater mereka dinyatakan mengalami gangguan mental dan stress yang berat, sehingga mendapatkan perawatan.
4. Penampakkan di beberapa lokasi dan waktu yang berbeda
Kisah dari hilangnya kereta Zanetti tak sampai disitu saja. Ditemukan dalam beberapa catatan pada abad pertengahan menyatakan ada sebuah kereta bergerbong tiga dengan para penumpangnya terlihat melintasi rel di Italia, Jerman dan Rumania. Pada tanggal 29 Oktober 1955, sebuah kereta api model kuno bergerbong tiga terlihat oleh petugas sinyal kota Zavalichi di Ukraina. Kereta itu berjalan lambat di atas rel tanpa mengeluarkan suara.
Lebih anehnya lagi, kereta yang dilihat oleh petugas sinyal itu tidak masuk dalam daftar kereta yang akan datang melintas. Tak seorang pun berada di kabin kemudi kereta dan tirai jendela dalam keadaan tertutup.
5. 104 orang Italia yang muncul tiba-tiba
Salah satu kerabat dari penumpang yang menemukan arsip pada tahun 1840, berupa sebuah catatan dari rumah sakit yang menyatakan bahwa ada 104 orang Italia dirawat di rumah sakit dalam keadaan mental tidak normal. 104 orang ini mengaku sebagai penumpang kereta Zanetti, sehingga mereka dianggap mengalami gangguan jiwa dan dimasukkan dalam rumah sakit jiwa.
Seorang psikiater yang merawat mencatat bahwa mereka bepergian dari Roma Italia menggunakan kereta Zanetti. Dokter dan perawat yang merawat mereka pada tahun 1840 tidak dapat memahami keadaan bahwa semua pasien mengklaim hal yang sama. Yang lebih mengejutkan, beberapa pasien yang dirawat memiliki kotak rokok bertuliskan tahun 1907 tahun pembuatannya. Kotak rokok ini disimpan di museum di Meksiko. Tidak ada catatan lebih lanjut mengenai para pasien yang dirawat di rumah sakit jiwa ini, selain keanehan dari mereka.
6. Melakukan perjalanan waktu
Adanya penampakkan kereta yang diduga Zanetti di beberapa tempat dan waktu yang berbeda, memunculkan dugaan bahwa kereta Zanetti masuk dalam dimensi ruang dan waktu dan melakukan perjalanan antar waktu. Mungkinkah kereta Zanetti benar-benar melakukan perjalanan antar waktu?
Konon, sebelum kereta Zanetti meninggalkan stasiun, pernah terjadi gempa bumi akibat retakan kerak dimana relnya berada. Peristiwa ini terjadi di bawah gunung Lombardy sehingga menimbulkan anomali waktu di pintu masuk terowongan, yang mana rekahan ini disebut sebagai “rekahan chronal”.
Hal ini juga diperkuat dengan teori relativitas Fisikawan Albert Einstein yang sepadan dengan pernyataan bahwa kereta api berfungsi sebagai kondukor listrik antara medan magnet alami bumi dan medan magnet buatan. Yang pada akhirnya kedua kekuatan ini dapat menciptakan retakan dalam waktu dengan lubang yang tak berujung.
Jika Albert Einstein si Fisikawan jenius meyakini adanya dimensi ruang dan waktu, apakah mungkin kereta Zanetti benar-benar melakukan perjalanan antar waktu? (Erik Maydia/JT)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.