Mudik Lebaran, Warga Bandung Diminta Koordinasi dengan RT/RW untuk Keamanan Rumah
KOTA BANDUNG (METRUM) – Menjelang musim mudik Idulfitri, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengimbau warga yang akan bepergian agar memastikan keamanan rumah serta lingkungan tempat tinggal selama ditinggalkan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat, khususnya RT dan RW. Langkah ini penting agar rumah yang ditinggalkan selama perjalanan dapat terdata dan terpantau dengan baik.
“Warga yang akan mudik sebaiknya melapor kepada pengurus RT atau RW setempat, menyampaikan kapan berangkat, kapan kembali, serta meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Dengan begitu rumah yang kosong bisa terdata dan ikut dimonitor oleh pengurus lingkungan,” kata Bambang, Selasa (10/3/2026).
Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan. Beberapa hal sederhana seperti mematikan dan melepas tabung gas, memastikan kompor dalam keadaan aman, serta tidak menyimpan makanan basah di dalam rumah perlu diperhatikan.
“Pastikan juga sampah sudah dibuang dan rumah dalam kondisi bersih sebelum ditinggalkan. Hal-hal kecil seperti ini penting agar tidak menimbulkan masalah saat rumah kosong,” ujarnya.
Bambang juga mengimbau warga untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik demi menjaga keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman saat libur Idulfitri.
Dari sisi pengamanan, Satpol PP Kota Bandung memastikan tetap bersiaga selama periode libur Lebaran. Pengamanan akan dilakukan mulai satu pekan sebelum hingga satu pekan setelah Idulfitri.
“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Nanti akan ada posko bersama yang melibatkan Polrestabes, Kodim serta unsur lainnya. Satpol PP juga akan menempatkan personel di posko-posko tersebut untuk membantu pengamanan,” jelasnya.
Selain menempatkan personel di posko terpadu, Satpol PP juga akan melakukan patroli rutin siang dan malam hari. Patroli ini dilaksanakan bersama Satgas Linmas di 151 kelurahan dan 30 kecamatan di Kota Bandung.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman, baik bagi warga yang mudik maupun mereka yang tetap beraktivitas di kota selama masa libur Idulfitri.
“Tahun lalu ada sekitar 24 posko terpadu yang disiapkan. Untuk tahun ini jumlah pastinya masih menunggu konfirmasi, namun yang jelas pengamanan akan tetap kami lakukan secara maksimal,” tuturnya. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.