Pangalengan Bergetar, Kabupaten Bandung Dihantam 25 Kali Gempa Darat Berturut-turut
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya dihantam rentetan gempa bumi tektonik dangkal beruntun yang berpusat di darat kawasan Kecamatan Pangalengan sejak Rabu pagi hingga malam hari (16/9/2026). Balai Besar Meteorologi Kriminalogi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang mencatat sedikitnya terjadi 25 kali aktivitas gempa susulan hingga pukul 20.57 WIB.
Berdasarkan laporan resmi BBMKG Wilayah II Tangerang melalui akun Instagram @bmkgwilayah2, gelombang gempa darat ini dimulai sejak pukul 06.10 WIB dengan magnitudo awal M1,8 di kedalaman 10 kilometer. Aktivitas kegempaan terus berlangsung berulang kali sepanjang hari hingga getaran terakhir terdeteksi pukul 20.57 WIB bermagnitudo M1,7 pada kedalaman 11 kilometer.
Dari puluhan rangkaian getaran tersebut, guncangan paling kuat tercatat terjadi pada pukul 11.12 WIB dengan kekuatan M3,1. Episenter gempa terkuat berada pada koordinat 7.26° LS dan 107.61° BT, berjarak sekitar 29 kilometer arah selatan pusat Kabupaten Bandung dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.
Meskipun mayoritas tergolong gempa dangkal berfrekuensi kecil hingga menengah (berkisar M1,4 hingga M3,1), intensitas getaran yang muncul secara beruntun di kawasan Pangalengan ini menjadi perhatian ketat otoritas BMKG untuk terus memantau pergerakan aktivitas darat setempat. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.