METRUM
Jelajah Komunitas

“Pulang?” Single Ketiga Project Hambalang

DI tengah masa pandemi saat ini, hiruk pikuk dinamika tentang kehidupan sudah terasa penat, rumah dan keluarga menjadi salah satu tempat serta solusi untuk self healing yang paling ampuh untuk mengembalikan energi dan semangat untuk para pejuang kehidupan. Oleh karena itu, tidak salah jika banyak orang butuh mudik ke kampung halaman saat masa lebaran tiba. Berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga di kampung halaman tercinta. Sejatinya, semua orang butuh pulang.

Pulang itu kembali ke titik nol. Kembali ke sumber di mana datangmu. Seperti kelahiran kembali, atau seperti bidak catur yang disusun ulang hingga kelak merasakan kemenangan.

Dengan bermodalkan perasaan yang mungkin sama dengan apa yang dirasakan orang-orang, Project Hambalang kembali merespon situasi dan kondisi yang terjadi secara sederhana. Menuangkan semuanya kedalam sebuah lagu yang menjadi single ketiga mereka, bertajuk “Pulang?”.

Project Hambalang merupakan kelompok musik yang dibentuk pada Tahun 2015 di Kota Bandung oleh trio Imamsyah (vokal & gitar), Boiq (gitar & vokal) dan Herwan (vokal & tamborin). Project Hambalang dibentuk tanpa sengaja, bermula dari intensitas ketiganya nongkrong sambil main gitar di markas mereka di seputaran Jalan Ambon, Kota Bandung. Pada penghujung 2017, Ardiansyah (perkusi & bas) dan Andri Odenx (bas & drum) bergabung dan melengkapi warna musik Project Hambalang hingga sekarang.

Meski keadaan sulit untuk bergerak, terbatasi ruang dan jarak di saat pandemi, Project Hambalang (PH) berupaya untuk tetap berkarya. Lewat lagu “Pulang?” PH mengangkat tradisi mudik Hari Raya Lebaran yang kini dilarang dilakukan masyarakat karena bahaya penyebaran Virus Covid-19. “Pulang” ikut mengedukasi aturan yang dibuat pemerintah bahwa aturan ini berlaku masif, tak terkecuali siapa saja bakal dipaksa untuk patuh dan taat terhadap aturan yang dibuat dan jika melanggar bersiap saja berurusan dengan aparat.

“Pulang?” Single ketiga Project Hambalang (Dok. PH).*

Vokalis Project Hambalang Herwan Sumadipura mengatakan, demi saling menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan serta agar situasi seperti ini tidak terus berlarut, Project Hambalang memberi pesan kepada semua untuk berusaha mengikhlaskan menyimpan rindu yang teramat dalam baik itu kepada keluarga, sahabat dan kerabat dalam masa lebaran pandemi saat ini.

“Apa daya dan upaya, kita sama-sama senasib, belum diperkenankan untuk pulang ke kampung halaman. Tahan rindu dulu, da kumaha deui atuh…,” tukas Herwan.

Mewakili PH, Herwan menambahkan, meskipun keadaan sulit tapi kita tetap harus berikhtiar untuk terus berkarya, melakukan aktivitas rutin dengan semangat dan tetap menikmati hidup. Hanya saja, kita harus tetap waspada dan selalu konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Lebih jauh, Herwan berharap, lagu “Pulang?” dapat mewakili perasaan kita semua dan dapat dinikmati dan diterima oleh pecinta musik di Indonesia.

“Selamat menikmati, tetap menjaga prokes dan tetap semangat, jangan lupa saling mendoakan semoga cepat kondusif dan membaik agar kita semua bisa lincah kembali kawan-kawan,” ujarnya.

Lagu “Pulang?” tayang perdana secara eksklusif pada Rabu (5/5/2021), pukul 20.30 WIB di Channel YouTube Project Hambalang. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: